Berbagi Kebaikan untuk Sesama | WA. 085.104.717.000 | donasi via BCA 315.33.000.00
Senin, 06 April 2015
Bulungan . Bertempat di Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung
Selor, Bulungan, Kalimantan Utara segera akan dibangun gedung Pendidikan bagi
yatim dan dhuafa. Dengan menyalurkan bantuan wakaf tunai senilai Rp. 46.050.000, untuk
pembangunan gedung Pendidikan gratis yang sempat tertunda beberapa waktu lalu.
Dana
tersebut merupakan hasil partisipasi dari masyarakat luas yang dihimpun sejak
tahun lalu, hal ini dilakukan untuk pembebeasan lahan pembangunan asrama dan
gedung pendidikan binaan BMH,” papar Abdur Rahman selaku Kadiv. Program dan
Pendayagunaan BMH Bulungan.
Rahman
berharap pembangunan gedung pendidikan tersebut dapat berjalan lancar sehingga
dapat menciptakan kondisi yang kondusif untuk melakukan berbagai kegiatan
pendidikan dengan nyaman, maklum saja selama ini pembinaan yang dilakukan di
Desa Jelarai Selor belum memiliki gedung pendidikan formal yang memadai.
Sementara
itu tergetnya pembebasan lahan yang akan dilakukan untuk pembangunan gedung
pendidikan tersebut seluas 4.800 m2 atau total dana yang dibutuhkan sekitar Rp.
960.000.000.
“Insya
Allah atas dukung dari masyarakat luas kami akan berkomitmen untuk terus
mengupayakan pembangun gedung pendidikan tersbut, dengan membuka program
sedekah tanah pembebasan lahan pembangunan gedung pendidikan gratis bagi yatim
dan dhuafa.” sambung Rahman
Program
sedekah tanah merupakan program sedekah pembebesan lahan yang diusung BMH
Bulungan untuk mendukung kegiatan tersebut, yaitu dengan bersedekah selinai Rp.
200.000 berarti anda telah berwakaf seluas 1 m2 pembebasan lahan. Insya Allah
pahala akan mengalir tiada henti.
Dibuka
kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat BMH Bulungan di
081255223355 atau alamat kantor di Jl. Jelarai Raya RT. 36 Jelarai Tanjung
Selor (samping dealer Mitsubshi).*/Ali
Mu’afi
Minggu, 05 April 2015
:MENUNTUT ILMU WAJIB HUKUMNYA UNTUK SEMUA MUSLIM::
((السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ))
Ilmu penting dalam kehidupan manusia,dengan ilmu manusia bisa menjalani hidup sesuai dengan harapan. Karena itulah menuntut Ilmu wajib bagi setiap orang Muslim hingga ajal menjemput.
Sebagaimana dikatakan Imam Ahmad Bin Hambal
“Manusia sangat berhajat pada ilmu lebih daripada hajat mereka pada makanan dan minuman.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
BismillahirRohmaanirRohiim. Yarfaillahulladzina Amanu Minkum Walladziina Utul Ilma Darojat (QS.Al-mujadalah :11)
Artinya: Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang- orang yang diberi ilmu pengetahuan (iImu).
Sebagaimana dikatakan Imam Ahmad Bin Hambal
“Manusia sangat berhajat pada ilmu lebih daripada hajat mereka pada makanan dan minuman.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
BismillahirRohmaanirRohiim. Yarfaillahulladzina Amanu Minkum Walladziina Utul Ilma Darojat (QS.Al-mujadalah :11)
Artinya: Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang- orang yang diberi ilmu pengetahuan (iImu).
Beberapa derajat Berikut Keutamaan Ilmu Dan Pentingnya menuntut Ilmu:
1.Menuntut Ilmu Wajib Bagi Setiap Muslim Nabi Muhammad SAW bersabda : Tholabul Ilmi Faridlotun ‘Ala Kulli Muslimin Wamuslimatin.
(HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dll)
(HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dll)
ﻃَﻠَﺐُ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻓَﺮِﻳْﻀَﺔٌ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ
(Menutut Ilmu Wajib atas semua muslim dan muslimah)
(Menutut Ilmu Wajib atas semua muslim dan muslimah)
Kewajiban menuntut ilmu dalam hadits ini adalah ilmu agama, ilmu yang akan menuntun setiap orang muslim pada kehidupan yang hakiki
2.Menuntut Ilmu Sampai Kenegeri Yang Jauh Dalam hadits ini menunjukkan pentingnya menuntut ilmu walaupun sampai ke negeri yang jauh sekalipun yaitu China.
ﺍﻃْﻠُﺒُﻮْﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻭَﻟَﻮْ ﺑِﺎﻟﺼِّﻴْﻦِ
“Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina.” Namun Hadits ini banyak berselisih pendapat mengenai keshohehannya bahkan ada yang berpendapat bahwa hadits ini dianggap bathil mengingat china tidak menunjukkan kemuliaan, jadi kalaupun hadits ini shoheh tidak dimaksudkan sama sekali dalam hadits ini mengenai keutamaan negeri China melainkan jauhnya.
ﺍﻃْﻠُﺒُﻮْﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻭَﻟَﻮْ ﺑِﺎﻟﺼِّﻴْﻦِ
“Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina.” Namun Hadits ini banyak berselisih pendapat mengenai keshohehannya bahkan ada yang berpendapat bahwa hadits ini dianggap bathil mengingat china tidak menunjukkan kemuliaan, jadi kalaupun hadits ini shoheh tidak dimaksudkan sama sekali dalam hadits ini mengenai keutamaan negeri China melainkan jauhnya.
3.Menuntut Ilmu Sampai Liang Lahat
ﺍﻃْﻠُﺒُﻮْﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﺤْﺪِ
“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”
ﺍﻃْﻠُﺒُﻮْﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﺤْﺪِ
“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”
4.Mencari Ilmu Untuk Dunia Dan Akhirat Dibawah ini juga dianggap sebagai hadits lemah atau tidak ada asalnya dan ada yang mengatakan bahwa ini ucapan Imam asy- Syafi’i bukan ucapan Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam.
ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻷَﺧِﺮَﺓَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَﻫُﻤَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ
Barang siapa yang menghendaki dunia maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki akhirat maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki dunia dan akhirat maka hendaknya dia berilmu.
ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻷَﺧِﺮَﺓَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَﻫُﻤَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ
Barang siapa yang menghendaki dunia maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki akhirat maka hendaknya dia berilmu. Dan barang siapa yang menghendaki dunia dan akhirat maka hendaknya dia berilmu.
Semoga bermanfat dan menambah motivasi kita untuk lebih giat dalam menuntut 'ilmu Aamiin Yaa Robbal'Aalamiin...
Insya Allah...
SubhaanAllah Walhamdulillah Walaa Ilahaa IllAllah WallahuAkbar Walaa Haulaa Walaa Quwwata illAa Billahil'Aliyyil'adziim...
Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa'alaa Alihi Washohbihi Wasallim Wabarik Ajma'iin...
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal'Aalamiin...
Insya Allah...
SubhaanAllah Walhamdulillah Walaa Ilahaa IllAllah WallahuAkbar Walaa Haulaa Walaa Quwwata illAa Billahil'Aliyyil'adziim...
Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa'alaa Alihi Washohbihi Wasallim Wabarik Ajma'iin...
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal'Aalamiin...
Sabtu, 04 April 2015
Yogyakarta. Menumbuhkan jiwa
entrepreneurship merupkan bagian penting bagi tumbuh kembang anak, karena hal
itu dinilai mampu melatih kreatifitas dan rasa tanggung jawab.
“Sehingga
mereka mampu menjadi wirausahawan Muslim yang dapat mensuri tauladani
Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam dalam berbisnis,” ungkap Subhan
Birori,S.Ag, selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah.
Dengan
tema “Menjadi Pengusaha Ala Rasulullah” BMH bersama SDIT Hidayatullah Seleman
Yogyakarta mengadakan kegiatan Entrepreneurship For Student, acara ini diikuti
oleh 425 murid SDIT Hidayatullah dan dihadiri oleh para wali murid.
Subhan
menuturkan dalam sambutannya bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang
rutin dilaksanakan pada setiap semester, dengan tujuan untuk menggali potensi
peserta didiknya dalam berwira usaha.
Kegitan
Entrepreneurship For Student yang didukung pula oleh Televisi Republik Indonsia
(TVRI) Yogyakarta ini, mendapatkan respon yang baik dari para wali murid,
seperti disampaikan oleh ibu Elis,yang merupakan salah satu wali murid SDIT
Hidayatullah dalam meramaikan kegiatan tersebut.
”Saya
merasa sangat senang dan mendukung dilaksanakannya kegiatan tersebut. saya
berharap agar kegiatan tersebut dapat dilanjutkan karena sangat bermanfaat
untuk melatih kemandirian peserta didik,” tutur Elis.
Dengan
kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan jiwa Entrepreneurship kepada
para siswa, sehingga mampu menjadi generasi-genarasi yang terus berkarya dimasa
depan.
Melalui
Zakat, Infak dan Sedekah anda mampu melahirkan perubahan yang lebih baik bagi
generasi bangsa. Zakat Pilar Perubahan.*/Ali
mu’afi
Kamis, 02 April 2015
Maraknya perilaku menyimpang di kalangan remaja sungguh tak
bisa di pandang sebelah mata. Apalagi angka kenakalan kejahatan yang dilakukan
atau dialami oleh remaja, terus meningkat. Padahal remaja sejatinya adalah aset
bangsa. Bagaimana wajah bangsa dan agama ini ke depan, remaja jawabanya.
Atas
dasar itulah, Baitul Maal Hidayatullah bersama Pengurus Pusat Syabab
Hidayatullah DKI bersinergi turut serta mensolusikan masalah tersebut dengan
mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan yang diikuti oleh gabungan Santri
Hidayatullah Se-Bogor dan Depok (27-29/3).
Lailman,
selaku Ketua Bidang Kaderisasi PP Syabab Hidayatullah mengatakan bahwa LDK
(Latihan Dasar Kepemimpinan) tersebut sangat dibutuhkan para remaja untuk
meningkatkan rasa percaya diri mereka sebagai generasi Muslim.
“LDK
ini sebenarnya kebutuhan jiwa para generasi Muslim agar mereka mengenal ajaran
Islam dengan baik dan muncul kepercayaan diri tinggi, sehingga mereka mau
bertanggung jawab terhadap sikap dan pilihan hidupnya ke depan,” ujarnya.
Harapannya
dengan Latihan Dasar Kepemimpinan tersebut, para santri yang notabene masih
remaja, memiliki rasa tanggung jawab baik terhadap diri, agama, bangsa dan
negara. “Dengan begitu mereka akan terbiasa berlatih melakukan inisiatif dalam
mengisi hari-harinya,” imbuhnya.
Sementara
itu, Imam Nawawi selaku Kepala Humas BMH Pusat menyatakan bahwa acara semacam
ini merupakan salah satu bagian dari program inti Baitul Maal Hidayatullah demi
tersedianya Sumber Daya Insani yang unggul secara keseluruhan.
“Terhadap
program semacam ini, BMH senantiasa berupaya untuk mensupport secara penuh,
karena salah satu fokus BMH dalam programnya adalah mencerdaskan generasi
bangsa, yang mana merekalah kelak yang akan melanjutkan tegaknya dakwah dan
pendidikan di bumi Nusantara ini,” ungkapnya.
Sementara
itu, Ketua penyelenggara, Mazlis Mustofa mengatakan bahwa setelah di Bogor, ke
depan LDK serupa akan dilaksanakan di Jakarta dan daerah. “Usai LDK di sini,
kami berencana untuk bisa melaksanakannya juga di Jakarta dan daerah-daerah di
Indonesia, sehingga bisa makin luas jangkauannya. Karena memang tidak sedikit
remaja kita yang perlu ikut kegiatan semacam ini,” paparnya.*/Ali muafi
Rabu, 01 April 2015
Banjarnegara. Dampak
longsor Banjarnegara masih berbekas di Dusun Pencil, Wanayasa, Banjarnegara,
setidaknya 36 KK tercatat Kehilangan tempat tinggal dan perkebunan sebagai
pencaharian utama mereka.
Hingga
saat ini, jalan menuju Dusun Pencil masih sulit dilalui seperti yang dialami
Tim BMH Jogjakarta dan Purwokerto dalam rangka menyampaikan bantuan berupa 100
paket pendidikan, karpet Masjid dan berbagai perlengakapan ibadah lainnya
beberapa waktu lalu.
“Ketika
hampir sampai di Dusun Pencil, tepatnya 1 km dari Dusun Pencil kita melewati
jalan yang rusak parah akibat longsong Banjarnegara yang lalu,” jelas Haris BMH
Jogja.
“Akhirnya
angkot yang kami sewa memutuskan menyerah tidak berani melanjutkan perjalanan
dan terpaksa menurunkan semua bantuan yang kami bawa,” sambungnya.
Sehingga
perjalanan pun terhenti ditengah jalan. Sempat kebingungan akhirnya timbul
inisiatif menghubungi kepala dusun untuk mengumumkan kepada masyarakat melalui
Masjid bahwa bantuan terhenti ditengah jalan dan diharapkan warga mencempur
bantuan tersebut dengan menggunkan motor.
Sesampainya
di Dusun Pencil waktu menunjukkan setangah lima sore, tak menunda-nunda
pembagian peralatan pendidikan langsung diserahkan kepada warga dan anak-anak
usia sekolah.
“Saat
hendak sholat magrib, lelah kami pecah sudah terganti rasa haru melihat karpet
masjid dan perlengkapan ibadah yang kami bawa tertata rapi dan siap digunakan
untuk shalat oleh para warga.” Jelas Haris penuh haru.
Bersama
hal itu, diharapakan pendistribusian bantuan tersebut dapat menjadi penghibur
bagi Dusun Pencil bahwasanya masih banyak kepedulian yang hadir ketika mereka
mengalami musibah.
Dan,
para warga diharapkan terus menantisipasi tehadinya lonsong mengingat
Banjarnegara merupakan daerah pengunungan yang sangat rawan longsor.
Melalui
Zakat, Infak dan Sedekah anda mampu mengukir kepedulian meringankan beban
saudara-saudara kita yang tengah mengalami musibah. Zakat Pilar Perubahan.*/Ali muafi.
.




