Berbagi Kebaikan untuk Sesama | WA. 085.104.717.000 | donasi via BCA 315.33.000.00
Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 April 2015
Banjarnegara. Dampak
longsor Banjarnegara masih berbekas di Dusun Pencil, Wanayasa, Banjarnegara,
setidaknya 36 KK tercatat Kehilangan tempat tinggal dan perkebunan sebagai
pencaharian utama mereka.
Hingga
saat ini, jalan menuju Dusun Pencil masih sulit dilalui seperti yang dialami
Tim BMH Jogjakarta dan Purwokerto dalam rangka menyampaikan bantuan berupa 100
paket pendidikan, karpet Masjid dan berbagai perlengakapan ibadah lainnya
beberapa waktu lalu.
“Ketika
hampir sampai di Dusun Pencil, tepatnya 1 km dari Dusun Pencil kita melewati
jalan yang rusak parah akibat longsong Banjarnegara yang lalu,” jelas Haris BMH
Jogja.
“Akhirnya
angkot yang kami sewa memutuskan menyerah tidak berani melanjutkan perjalanan
dan terpaksa menurunkan semua bantuan yang kami bawa,” sambungnya.
Sehingga
perjalanan pun terhenti ditengah jalan. Sempat kebingungan akhirnya timbul
inisiatif menghubungi kepala dusun untuk mengumumkan kepada masyarakat melalui
Masjid bahwa bantuan terhenti ditengah jalan dan diharapkan warga mencempur
bantuan tersebut dengan menggunkan motor.
Sesampainya
di Dusun Pencil waktu menunjukkan setangah lima sore, tak menunda-nunda
pembagian peralatan pendidikan langsung diserahkan kepada warga dan anak-anak
usia sekolah.
“Saat
hendak sholat magrib, lelah kami pecah sudah terganti rasa haru melihat karpet
masjid dan perlengkapan ibadah yang kami bawa tertata rapi dan siap digunakan
untuk shalat oleh para warga.” Jelas Haris penuh haru.
Bersama
hal itu, diharapakan pendistribusian bantuan tersebut dapat menjadi penghibur
bagi Dusun Pencil bahwasanya masih banyak kepedulian yang hadir ketika mereka
mengalami musibah.
Dan,
para warga diharapkan terus menantisipasi tehadinya lonsong mengingat
Banjarnegara merupakan daerah pengunungan yang sangat rawan longsor.
Melalui
Zakat, Infak dan Sedekah anda mampu mengukir kepedulian meringankan beban
saudara-saudara kita yang tengah mengalami musibah. Zakat Pilar Perubahan.*/Ali muafi.
.
Senin, 17 Maret 2014
Bermula dari datangnya team BMH Pusat bersama korwil Jatim dan bapak Giarno BMH Pare mensurve lokasi yang menurut pemberitaan di media tergolong paling parah. Media massa sering atau beberapa kali mengangkat berita tentang dusun kutut desa pandansari selatan bendungan selorejo.
Mobil APV ambulan BMH Jatim menyusuri sungai lahar yang waktu itu masih menjadi daerah terlarang, kami menyusul dengan mobil Elf team Medis IMS Pusat Jakarta juga menyeberang sungai lahar yang menjadi satu-satunya akses menuju dusun kutut. Kami melihat rumah-rumah penduduk yang hancur dengan genting yang berantakan. 90% kondisi rumah tidak layak dihuni karena dalam rumah tembus air hujan, penuh pasir dan air hujan.
Hari pertama kami mengadakan layanan medis, hanya kurang lebih 10 orang yang dating untuk periksa kesehatan. Masih sepi karena mayoritas penduduk belum dating dari tempat pengungsian. BMH menjadi lembaga zakat pertama yang datang di daerah terparah di Malang, LAZNAS pertama, bahkan ormas pertama yang datang, setelah TNI tentunya. Hampir sebulan BMH mengelola posko di dusun Kutut desa Pandansari Ngantang.
Bapak Humam Hidayat, SS kepala cabang BMH Malang tertunjuk sebagai korlap di wilayah malang sebagai pewakilan korwil jatim dan BMH Pusat sebagai Pembina agenda peduli bencana nusantara. Pernah team yang datang pertama kali tidak bisa menyeberang karena derasnya sungai lahar yang datang sewaktu-waktu.
Team BMH pernah mengantar pasean atau penduduk yang pingsan tidak sadar karena minum obat secara over dosis, dan mengantar atau mencari puskesmas yang tak kunjung ketemu.
Karena tidak ada layanan kesehatan yang buka saat kondisi bencana. Yang seharusnya layanan kesehatan buka 24 jam saat kondisi bencana.
Peran mobil APV Ambulan BMH cukup vital untuk antar layanan kesehatan dan antar relawan yang keluar masuk daerah bencana. Bahkan ambulan BMH cukup familiar di kalangan petugas keamanan di seputar daerah bencana di Ngantang. Kalau ada relawan BMH yang dilarang masuk wilayah kutut, tetap bisa masuk dengan peran ambulan BMH. Bahkan yang menyetir adalah kalangan TNI.
Puluhan bahkan ratusan relawan BMH dan Hidayatullah Jawa Timur sempat dikerahkan untuk daerah bencana di Kasembon dan Ngantang, terutama di dusun Kutut. Tercatat sempat memenuhi jadwal untuk datang sebagai relawan BMH dari cabang :Madura, Surabaya, malang, jombang, trenggalek, tulungagung, probolinggo, bondowoso, blitar, ponorogo, Kediri, dll.
Banyak bidang garapan yang sudah dikerjakan oleh relawan BMH Jatim di daerah desa Pandansari Ngantang terutama dusun Kutut. Antara lain : membantu membersihkan pasir dari jalan dan rumah penduduk, membantu memasang terpal dan genting, membersihkan fasilitas umum, masjid, mushola, TPQ dan madrasah diniyah.
Lebih dari total seratus tigapuluh juta rupiah dana dan barang bantuan yang di kelola di daerah bencana di kecamatan Kasembon. Sedangkan di kecamatan Ngantang desa Pandansari ini lebih banyak lagi tenaga, dana dan barang bantuan yang dikelola BMH Jawa Timur.
Bahkan sampai saat ini agenda recovery belum selesai dan terus dalam pemikiran dan penyelesaian. BMH bersama seluruh lapisan masyarakat, pejabat pemerintahan, TNI, ormas dan lembaga swadaya masyarakat terus berbenah mencari solusi bencana nusantara ini. Bersama ormas Muhammadiyah terutama PDM Kabupaten Malang bersama mengelola di Kecamatan Kasembon.
Sedangkan di Desa Pandansari Ngantang ini lebih banyak lagi elemen masyarakat yang turut terlibat turun tangan berperan dalam penanggulangan bencana. Baik untuk persoalan rumah penduduk, jalan raya, masjid dan mushola, layanan air bersih dan lembaga pendidikan.SD Pandansari 3 adalah satu-satunya sekolahan untuk tiga dusun yakni dusun Kutut, Pahit dan Klangon. Juga TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) atau Madrasah Diniyah Tarbiyatul Aulad adalah satu-satunya TPQ untuk tiga dususn tersebut.
Sempat kita kenalan dengan para Pembina dan pengasuh TPQ tersebut yakni bapak Ngudi Cahyono, bapak twinanto dan bapak Kholid. Setelah pemasangan genteng rumah-rumah penduduk dianggap selesai, dan tugas TNI dianggap selesai sesuai jadwal yakni pada hari minggu tanggal 9 Maret 2014, maka terlihat suasan baru dan sisa bencana tinggal cerita dan perbaikan selanjutnya. Aktifitas penduduk sudah mulai terlihat seperti semula, walau sawah lading belum bisa diolah dan dikerjakan.
Masih penuh dengan pasir kiriman kelud. Juga persoalan yang belum selesai adalah saluran air bersih yang melalui jalur paralon menuju sumber dekat kelud sampai sekitar tujuh kilo meter. Suasana baru juga terlihat dan terasa semakin ramai. Ramai dengan hadirnya lembaga dan pihak-pihak yang mau berperan berbuat baik menyampaikan simpati dan empati dengan korban bencana. Bendera- bendera lembaga zakat, LSM, bendera ormas pun semakin berkibar.
Bahkan bendera-bendera partai politik juga bermunculan di dusun kutut dan sekitarnya di wilayah Pandansari Ngantang. Ya ya ya, memang bencana membawa berkah bagi warga desa Pandansari Ngantang terutama dusun Kutut. Hari-hari sebelum bencana letusan gunung kelud, mungkin dusun kutut dipandang sebelah mata sebagai jalur desa yang tidak perlu dikunjungi. Bahkan dilirik pun dari lokasi taman rekreasi bendungan selorejo amat mustahil dan terpinggirkan.
Tapi, Allah memang Maha Kuasa.saat ini tempat rekreasi masih tutup dan tidak ada pengunjung sama sekali, kecuali kemarin menjadi posko TNI. Semua pengunjuk yang mau menunjukkan rasa simpati dan empati menuju dusun kutut. Berita mas media, pejabat, orang kaya, mobil mewah (maksudnya mobil-mobil yang kuat sekelas starada, resqiu) banyak terjun menuju lapangan bencana.
Semoga bencana ini menjadi semacam teguran lembut dari NYA untuk warga dan para relawan serta pengunjung untuk lebih rajin beribadah. Baik ibadah mah-dhoh maupun ibadah kesholehan social. Amiiin Posko BMH peduli bencana Gunung Kelud di dusun Kutut Pandansari Ngantang Malang, SIAP menyalurkan simpati dan empati ANDA.
Untuk menyempurnakan taqwa… Mewujudkan lembaga zakat yang amanah dan profesional, untuk kemandirian bangsa. kami team BMH Cabang Malang siap menghubungkan niat baik Anda dengan yang berhak menerimanya, menyalurkannya pada yang berhak.
Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Ke
CP.0877.5961.0020
0852.3496.4872
0341-7076662_
PIN BB. 26A2122B
pak Makin_team BMH Malang
Call me please 24 jam non stop....
“Tebarkan rahmat berdayakan ummat” Atau datang langsung ke... kantor BMH Malang da.
Jl.Sidomakmur 15 Malang Jatim
0341-462738./0341.7717000
Atau
Kantor Kas Kota Kepanjen da. Raya Panggungrejo 41/409
(depan jl/Gg.Pandan)
Kota Kepanjen 0341-392096.
http://bmhcabangmalang.blogspot.com
fb.bmhmalang@yahoo.co.id
Alamat fb/email : makin.udin@yahoo.co.id
Salam Super, Salam Sukses, Salam Dahsyat, Salam Mantafff...
Kamis, 13 Maret 2014
Selasa, 25 Februari 2014
Tahap awal recovery kelud di Ngantang malang
adalah memasang atap rumah berupa terpal. Sampai berita ini kami tulis
gelombang pengiriman logistik dari BMH untuk warga di Ngantang khususnya desa
pandansari sedikitnya sudah 275 buah terpal terkirim untuk warga
Dampak letusan Gunung Kelud yang terjadi pada
Kamis (13/02/2014) mengakibatkan 19 ribu rumah warga mengalami kerusakan berat.
Saat ini Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menggagas program Satu Juta Genteng
untuk pengungsi erupsi.
Program ini merupakan respon dan kelanjutan dari
aksi-aksi sebelumnya untuk membantu meringankan korban erupsi Kelud.
“Sejuta genteng untuk korban erupsi, merupakan
bagian dari program untuk merenovasi rumah-rumah warga yang terkena erupsi.
Kerusakan terberat rata-rata adalah pada atap rumah karena tidak kuat menahan
curahan abu vulkanik yang di beberapa desa itu bukan abu tetapi batu-batu,”
ujar Suwito, Kadep Pendayagunaan BMH.
Untuk itu kepada para dermawan, mari bersama BMH
kita bantu saudara-saudara kita di Kelud dengan membantu mereka untuk segera
bisa membenahi atap rumah mereka yang tentu sangat mendesak untuk segera
diperbaiki.
Logistik lain yang telah tersalur diantaranya
dari PT. Tiga cahaya Utama, RSI Gondanglegi, MJ Travel, Silvi n Joe, Keluarga
Besar Puncak Permata Sengkaling, dan masih banyak lagi nama –nama simpatisan
donatur yang nanti kami laporkan pada artikel berikutnya.
Terima Kasih partisipasi anda terus bisa kami
salurkan untuk pengungsi KELUD dalam jangka menengah dan jangka panjang. Tidak hanya sampai pada hari ini, kedepan
bantuan akan terus kami kirim untuk masyarakat di daerah bencana.




