Lembaga Amil Zakat Nasional

Selama 20 tahun dipercaya mengelola dana ZAKAT, INFAK, SEDEKAH dari para dermawan untukk kebaikan Ummat

Daftar Jadi Donatur Daftar jadi Relawan

Our Services

Program Dakwah

Ujung tombak para penyeru kebaikan di daerah pelosok, terdalam dan terluar di seluruh NUSANTARA perlu kita dukung dengan program berbagi kebaikan

Read More

Program Pendidikan

Pendidikan menjadi pilar pembangunan Nasional untuk Indonesia lebih baik lagi. Layakkan pendidikan bagi anak generasi kita

Read More

Program Ekonomi

Ayo Bangkit dari keterpurukan perekonomian pasca pandemi dengan program kemanfaatan untuk pelaku usaha UMKM di Indonesia

Read More

Sosial Kemanusiaan

Bencana yang kerap melanda negeri kita menjadi moment terbaik kita untuk saling membantu dan meringankan beban penyitas bencana alam tersebut

Read More

Laporan Kegiatan kami

Tampilkan postingan dengan label zakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zakat. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2018

Zakat Banyak Manfaat

Zakat Banyak Manfaat



1. Dasar Hukum Syari'at
    Firman allah SWT :" Dan pada harta-harta orang miskin yang meminta dan orang miskin yang            tidak dapat kebahagiaan. " ( QS.Adz-Dzaariyaat 51:19 )

    Firman Allah SWT : " Wahai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagian dari hasil          usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu." (            QS.Al-Baqarah :267 )

    Hadist Nabi SAW : " Bila zakat bercampur dengan harta lainnya maka ia akan merusak harta itu ".      ( HR.Al Bazar dan Baehaqi )
    
2. Pendahuluan
    Zakat adalah rukun ketiga dari rukun islam.Secara harfiah zakat berarti                                                 "tumbuh","berkembang","menyucikan",atau"membersihkan".Sedangkan secara terminologi                  syari'ah,zakat merujuk pada aktivitas memberikan jumlah sebagian kekayaan dalam jumlah dan          perhitungan tertentu untuk orang-orang tertentu sebagaimana di tentukan.

    Zakat merupakan salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat islam.Oleh sebab itu hukum zakat        adalah wajib ( fardhu ) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.Zakat                termasuk dalam kategori ibadah,seperti: sholat,puasa,dan haji yang telah diatur secara rinci dan          paten berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah,sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan            dan kemanusian yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia.

     Zakat terbagi atas dua tipe yakni : 
    
  • Zakat Fitrah : Zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang idul fitri pada bulan ramadhan .Besar zakat ini setara dengan 2.5 kilogram makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan.
  • Zakat Maal : Zakat Harta,mencakup hasil perniagaan,pertanian,hasil laut,hasil ternak,harta temuan,emas,dan perak serta hasil kerja.Masing-masing tipe memiliki perhitungan sendiri-sendiri.

3. Fadhillah Zakat
    Zakat memiliki banyak fadhillah atau manfaat yang besar bagi kehidupan manusia,diantaranya            adalah : 
  1. Fadhillah Diniyah (Segi Agama)
  • Dengan menjalankan salah satu dari rukun islam yang mengantarkan seorang hamba kepada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.
  • Merupakan sarana bagi hamba untuk taqarrub ( mendekatkan diri ) kepada rabb-nya, akan menambah keimanan karena keberadaannya yang memuat beberapa macam ketaatan.
  • Pembayar zakat akan mendapatkan pahala besar yang berlipat ganda, sebagaimana firman allah, yang artinya : " allah memusnahkan dan menyuburkan sedekah " ( QS.Al-Baqarah : 276 ). Dalam sebuah hadist yang muttafaq" alaih Nabi Shallallaahu'alaihi wa sallam " juga menjelaskan bahwa sedekah dari harta yang baik akan ditumbuh kembangkan oleh allah berlipat ganda.
  • Zakat merupakan sarana penghapus dosa, seperti yang pernah disabdakan rasulullah SAW.
       2. Fadhillah Khuluqiyah ( Segi Akhlak )
  • Menanamkan sifat kemuliaan, rasa toleran dan kelapangan dada kepada pribadi pembayar zakat.
  • Pembayar zakat biasanya identik dengan sifat rahmah ( belas kasih ) dan lembut kepada saudaranya yang tidak punya.
  • Merupakan realita bahwa menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat baik berupa harta maupun raga bagi kaum muslimin akan melapangkan dada dan meluaskan jiwa.Sebab sudah pasti ia akan menjadi orang yang dicintai dan dihormati sesuai tingkat dan dihormati sesuai tingkat pengorbanannya.
  • Di dalam zakat terdapat penyucian terhadap akhlak.
      3. Fadhillah Ijtimaiyyah ( Segi Sosial Kemasyarakatan )
  • Zakat merupakan sarana untuk membantu dalam memenuhi hajat hidup para fakir miskin yang merupakan kelompok yang merupakan kelompok mayoritas sebagian besar negara di dunia.
  • Memberikan dukungan kekuatan bagi kaum muslimin dan mengangkat eksentitas mereka. Ini bisa dilihat dalam kelompok penerima zakat, salah satunya adalah mujahidin fi sabilillah.
  • Zakat bisa mengurangi kecemburuan sosial, dendam dan rasa dongkol yang ada dalam dada fakir miskin. Karena masyarakat bawah biasanya jika melihat mereka yang berkelas ekonomi tinggi menghambur-hamburkan harta untuk sesuatu yang tidak bermanfaat bisa tersulut rasa benci dan tersulut rasa benci dan permusuhan mereka. Jikalau harta yang deu dimikian melimpah itu dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan tentu akan terjalin keharmonisan dan cinta kasih antara si kaya dan si miskin
  • Membayar zakat berarti memperluas peredaran harta benda atau uang, karena ketika harta dibelanjakan maka perputarannya akan meluas dan lebih banyak pihak yang mengambil manfaat.


Terimah kasih, dan bagi para donatur yang ingin berdonasi bisa klick link di bawah ini :


Jumat, 31 Maret 2017

Proses Penghimpunan Dana BMH MALANG

Berikut kami sampaikan proses penghimpunan dana Fundrising di Baitul Maal Hidayatullah yang selama ini berjalan khususnya di kantor gerai malang yang lebih detainya bisa anda hubungi 0851.0471.7000 atau nomer kantor 0341-462738.

1.       Proses penghimpunan dana di BMH Gerai Malang diawali dari proses marketing yang menawarkan dan mengajak donasi dari berbagai  jenis dana filantropy kepada masyarakt muslim khususnya di Malang Raya yang selanjutnya mereka yang bergabung mendonasikan hartanya disebut sebagai donatur.

Siapa sajakah mereka yang mendonasikan hartanya kepada BMH, mereka adalah perseorangan maupun institusi lembaga lembaga swasta maupun perusahaan di Malang Raya.

Seiring dengan proses fundrising yang berjalan, jumlah donatur setiap hari, bulan dan setiap tahun selalu bertambah baik nominal maupun jumlah orang yangbergabung sebagai donatur.
Penghimpunan dana BMH Malang

Bentuk Donasi dari proses penghimpunan dana yang ada di BMH malang beraneka macam jenis, mulai dari uang tunai infaq/sedekah, zakat maal, zakat perusahaan, sedekah barang, sedekah obat obatan medis, sedekah nasi bungkus, waqaf alquran, waqaf tanah, hibah tanah dan lain lain.

jenis jenis dana donasi di BMH Malang akan kami jelaskan di sini .

Sehingga ada banyak pilihan bagi anda yang belum menjadi donatur program program kemanfaatan dana zakat infaq sedekah untuk bergabung menjadi keluarga BMH. 

Demikian Proses penghimpunan dana fundrising di BMH malang yang bisa kami jelaskan.
bacakegiatan kegiatan kami dalam penyaluran dana dana filantropy tersebut disini

Kamis, 07 April 2016

Bayar Pajak dan Bayar Zakat

Ayo pilih Mana bayar Pajak atau Bayar Zakat ?
ini pertanyaan yang pernah kami dengar dari simpatisan dan donatur kami, berikut ulasan

Selama bulan Maret hingga awal April 2016, biasanya bnyak disibukkan dengan pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, yang berakhir pada akhir Maret.


Ada yang sigap mengisi SPT agar bisa diserahkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) secara kolektif – namun ada juga yang menunda hingga jelang akhir bulan, sehingga harus antri cukup panjang di KPP. Bahkan ad pula yang lebih suka mengisi SPT Online.


Akhir bulan juga adalah momentum gajian bagi para karyawan yang menjadi momen penting bagi badan dan lembaga amil zakat untuk merilis reminder tentang zakat penghasilan. Ditelisik lebih dalam, ternyata zakat pun memiliki kedekatan dengan pajak.


Pada pertengahan Maret 2016 ini, Kementerian Agama RI merilis Daftar Badan Amil Zakat (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sesuai dengan UU 23/11 dan UU 60/2010, tentang pengelolaan Zakat dan tentang Zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.

Ditujukan kepada Menteri Keuangan RI dan Direktur Jenderal Pajak, surat ini menjadi salah satu dokumen yang mengindikasikan bahwa zakat semakin punya peran strategis. Selain Badan Amil Zakat di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia, BMH (Baitul Maal Hidayatullah) menjadi salah satu LAZ Skala Nasional yang telah mendapatkan izin untuk mengelola dana-dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia.


Sosialisasi dan implementasi undang-undang terkait dengan pajak dan zakat ini mengalami tantangan tersendiri. Tapi satu hal yang memiliki kesamaan adalah bahwa pendapatan dari pajak serta penghimpunan dana zakat, belum mencapai potensi yg ada. Padahal – kita sama-sama pahami – kedua instrumen ini memiliki kekuatan yang besar untuk menjadi daya dorong pembangunan bangsa Indonesia.


Kesadaran orang berzakat idealnya menjadi panggilan bagi setiap muzakki untuk menunaikan hak mereka yang tak berpunya dari harta yang mereka miliki, dengan distribusi akuntabel dan profesional
oleh BAZ atau LAZ. Begitu pula pajak, yang idealnya dibayarkan karena landasan yang kuat bahwa dana pajak mereka akan dipergunakan secara proporsional untuk pembangunan Negara yang akan berdampak langsung bagi dirinya dan masyarakat secara umum.


Maka, idealnya komitmen untuk senantiasa menunaikan zakat dan membayar pajak sama-sama menjadi sebuah kebutuhan. Bisa jadi, tapi setidaknya bagi kita, akan merasakan suatu kebahagiaan tersendiri ketika bisa melihat anak dari kalangan tak berpunya, yang kita bantu dengan Zakat dan Sedekah kita, shg bisa sekolah sampai Perguruan Tinggi.


Begitu juga ketika kita menjadi warga yang taat bayar pajak, kita bisa berjalan bangga bahwa kita punya kontrbusi untuk pembangunan Indonesia untuk senantiasa menjadi lebih baik.


Jadi, mari kita coba hal konkret: tunaikan Zakat (tentunya melaluai BAZ atau LAZ resmi), juga bayar Pajak.


Nah. Sudah bayar Zakat belum?
BMH sebagai lembaga amil zakat nasional siap menjadi jembatan sebagai tempat pembayaran zakat Anda.

Untuk informasi dan konsultasi penghitungan zakat hubungi kantor terdekat.

Minggu, 29 Maret 2015

Mewujudkan Zakat Sebagai Life Style





Dibalik ancaman dan pemudharatannya, modemitas sebenaranya juga menyedihkan peluang besar bagi umat Islam mengkampanyekan nilai – nilai keyakinannya, terutama dalam dakwah atau mengajak mereka yang masih awam atau belum benar – benar hidup sebagaimana ajaran Islam.
Hal ini penting karena umat Islam memang semestinya hidup dengan nilai-nilai Islam, utamanya dalam mengamalkan inti dari Islam itu sendiri, yakni rukun Islam. Mulai dari syahadat, shalat, puasa, zakat dan tentu yang pamungkas ibadah haji.

Untuk syahadat, shalat, dan puasa, serta haji, mungkin seluruh umat Islam sudah mafhum dengan baik akan hal tersebut. Tetapi tidak dengan zakat. Padahal, zakat juga bagian dari rukun Islam, yang tentu setiap Muslim wajib mengamalkannya.

Akan tetapi, masih banyak dari umat Islam yang belum benar-benar memahami kewajiban ini. Meskipun di negeri ini sudah ada Lembaga Amil Zakat Nasional, semisal Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ini.  Menurut Ustadz Erick Yusuf, setiap Muslim wajib menunaikan zakat, dan pengelolaan
zakat hukumnya fardhu kifayah, sehingga penyerahannya pun harus benar-benar tepat, yakni melalui amil-amil yang profesional.

“Pengelolaan zakat secara hukum adalah fardhu kifayah, jadi yang ideal adalah dengan  menyerahkannya kepada para amil yang berkompeten secara ilmu dan implementasinya. Artinya mesti profesional, tidak lagi boleh menjadi pekerjaan sambilan. Amilin mestilah mendapatkan bagian sebagaimana dijelaskan dalam surah At-Taubah ayat 60 agar fokus dan pengelolaannya pun
semakin berkembang,” paparnya kepada MULIA.

Penulis Buku “99 Celoteh Kang Erick Yusuf” ini juga menjelaskan bahwa zakat merupakan penyempurna iman yang memiliki dampak komprehensif baik secara hablumminallah maupun
hablumminannas. “Itulah mengapa zakat hukumnya menjadi wajib karena dengan zakat,
seseorang yang posisi awalnya mesti dibantu atau tangan dibawah dapat kemudian hari menjadi membantu atau tangan diatas.

Itulah pentingnya secara sistem konsep hablumminanaas memberdayakan umat (empowering) dan
sekaligus secara habluminallah zakat itu mempunyai pengertian mensucikan atau menumbuhkembangkan,” paparnya.

“Salah satu sistem penyebaran rizki Allah dengan ditunaikannya zakat dari sebahagian harta yang telah Allah berikan pada hambanya, untuk didistribusikan bagi hamba yang lainnya. Itulah bagian
kesempurnaan iman. Karena audit zakat itu langsung oleh Alloh pada hakikatnya,” imbuhnya.

Dengan demikian, menurut pengasuh kolom Celoteh Kang Erick Yusuf di Republika Online ini zakat sangat erat hubungannya dengan kesejahteraan dan keharmonian sosial. “Secara sistem harmoni itu memang takdir Alloh melebihkan seseorang dan mengurangkan yang lain. Untuk apa? Itu
semua agar mereka semua bermuamalah, yang kurang bertemu dengan yang lebih dan terjadilah pergerakan yang dinamis,” ucapnya.

“Dunia bergerak atau berputar karena ada perputaran, yang punya menjadi tidak punya dan sebaliknya. Jadi kita tdk mungkin membuat semua menjadi seragam karena malah menjadi statis,” imbuhnya.

“Karena itu konsep zakat dalam tatanan sosial bukan hanya mensejahterakan masyarakat saja, tapi membuka hati semuanya. Yang kaya gembira melihat yang kekurangan bergembira menerima apa yang telah diberikan. Begitu sebaliknya yang miskin mendoakan si kaya agar terus bertambah
kaya. Zakat itu inti dari ikatan kehidupan sesama manusia,” tegasnya.

Untuk itu, dinilai sangat penting Amil Zakat Nasional seperti BMH mengajak umat ini untuk menjadikan zakat sebagai life style. “Ini yang keren (zakat sebagai life style), kita mesti mengenalkan zakat pada anak-anak dari usia dini.

"Sebagaimana di Jepang  mereka mengedukasi generasi muda mereka membuang sampah organik, kertas dan plastik yang berbeda dari sejak usia TK, agar menjadi gaya hidup mereka,” terangnya.
Dengan demikian, mengapa tidak, zakat diupayakan menjadi gaya hidup kita sebagai seorang Muslim. Apalagi, secara normatif, zakat merupakan manivestasi iman yang secara empiris memiliki kemanfaatan sosial yang menyeluruh dan berkesinambungan.

“Ini tantangan saya, anda dan kita semua. Lalu buat sedikit tag line .. orang taat bayar pajak? Bayar zakat dulu dong bro….”tegasnya disertai senyum khasnya.

*Oleh Ustadz Erick Yusuf

Rabu, 01 Oktober 2014

BERQURBAN, MENAPAKTILASI KISAH IBRAHIM & ISMAIL AS



RENUNGAN HARI RAYA QURBAN
 1435 H
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR....
ALLAHU AKBAR WA LILLAHILHAMD...
Gema takbair membahana,
menggelora di dada setiap muslim yang beriman
kita sambut hari raya idhul ad-ha 1435 H
hari raya QURBAN
hari bersejarah
hari dimana kita mengingat/ diingatkan kisah Ibrahim Alaihissalam
hari raya qurban...kita teringat kisah (perintah) penyembelihan pada Ismail alihissalam
hari raya tentang kisah cobaan keimanan seorang bapak tauhid IBRAHIM AS
hari raya tentang kisah Ibrahim tatkala mau meninggalkan istrinya (hajar) bersama ismail kecil di padang kering tanah makkah kala itu.
Hajar bertanya saat Ibrahim mau meninggalkannya :
“mau pergi kemana kau suamiku?”



Ibrahim diam.
 Mungkin tak kuasa menjawab,
mungkin belum menemukan jawaban yang tepat untuk istrinya yang lagi perlu mengasuh Ismail kecil.
Mungkin masih sulit menerjemahkan perintah Tuhan untuk pergi meninggalkan anak istrinya, ke dalam bahasa pamitan yang mudah dimengertioleh hajar saat itu.
Tatkala Ibrahim AS mau beranjak pergi,
 tatkala mau meninggalkan ismail kecil di tanah makkah yang panas,
 kalau bahasa sekarang,
boleh jadi sang istri akan bertanya
“mau kemana gerangan suamiku akan pergi???” 
apakah kanda mau pergi ke istri muda???”
 (sarah saat itu istri kedua Ibrahim)
disaat kondisi hajar lagi perlu merawat Ismail kecil.
Konon dikisahkan bahwa separoh ketampanan (pria tampan) adalah pada Yusuf AS. Sedangkan separoh kecantikan ada pada Sarah.
 Bukan sarah.....dari indonesia lho. Bukan sarah yang terima uang dari ahmad fat-hanah lho he he...
Yang ini sarah dari mesir, istri muda Ibrahim AS yang punya anak Ishaq AS. Yang dari Ishaq ini tumbuh keturunan bangsa israil.
Sedangkan dari hajar yang melahirkan Ismail AS akan membuahkan jalur keturunan Muhammad SAW.
Walhasil, mungkin dengan pahit getirnya hati seorang wanita yakni seorang hajar, dengan KETEGARAN HATI bertanya pada sang suami (bukan dengan nada cerewet atau ngomel, apalagi menuduh dg kejam suami yang memadu)
 dengan lancar hajar bertanya pada Ibrahim
“apakah kepergianmu ini adalah perintah ALLAH???”
 “YA” jawab Ibrahim.
Kalau begitu “MAA DHOYYA’ANIYALLAHU”
 “kalau begitu (apapun dengan alasan perintah Tuhan) Allah TIDAK akan menyia-nyiakan aku bersama anakku, selama suamiku pergi”.
Demikian komentar hajar saat melepas suami mau pergi lantaran perintah Tuhan.




Pembaca yang budiman,
kalimat ketegaran hajar yang kuat melepas Ibrahim pergi, itu BUKAN kalimat sederhana, bukan sesuatu yang mudah diucapkan dan ditirukan kaum hawa generasi sekarang, bukan pula suatu sikap yang sederhana yang sepele yang ringan ditiru.
AKAN TETAPI, INILAH cobaan yang terberat yang dirasakan Hajar kala itu, inilah tantangan terpedih dan terpahit yang harus dihadapi seorang istri, seorang wanita yang ditinggal suami di tengah padang kering dengan terik matahari, dan harus merawat ismail kecil. Sungguh (tulisan ini dituangkan pada Senin malam jam 23.45 malam takbiran idhul qurban 1434 H dengan penuh penghayatan) ini kisah yang tidak sepele, karena dengan kisah ini keimanan hajar teruji dan terseleksi.
Ini menunjukkan ujian keimanan tingkat tinggi, keikhlasan yang jernih, murni dengan tauhid yang agung. Kalau ini adalah kisah yang biasa, tentu tidak akan dikisahkan lagi dan tidak akan ditapak tilasi kisahnya sepanjang masa oleh ummat sedunia.
Sedangkan yang terjadi adalah kisah hajar ditinggal suaminya ini menjadi KISAH RITUAL HAJI yang dijadikan syareat dan dilakukan peragaanya oleh muslimin sedunia.
Kisah hajar mencari air di padang tandus menjadi RITUAL SA’I dari Shofa ke Marwa 7 kali. Sungguh ini pasti tidak main-main.
Ritul yang sekarang bisa ditirukan dengan suasana yang berbeda, dengan kondisi yang berbeda dengan tampilan jalan yang berbeda jauuuh. Jalur sa’i sekarang sangat lebih bagus dan aman dari terik matahari, bahkan banyak fasilitas pendukung.
Teringat penulis pernah mengalami langkah-langkah sai dari shofa ke marwa 11 tahun silam di Februari 2012.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahilhamd.....
Allah maha besar, Allah maha Besar, Allah maha besar, SEGALA PUJI BAGI ALLAH!!!


Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Program Qurban Berkah Nusantara “Qurban di kota Manfaat di desa”
 Ke CP.0877.5961.0020/ 0852.3496.4872 _ an. Pak makin_BMH Malang. “Zakat pilar perubahan”. http://bmhcabangmalang.blogspot.com//http://www.bmh.or.id/wakaftunai.blogspot.com // http://daihebat.blogspot.com.html

Senin, 15 September 2014

Peran Strategis Lembaga Humas_Prof. Imam Suprayogo

Jum’at malam Sabtu, tanggal 12 September 2014, ------semalaman, saya dalam perjalanan dari Medan ke  Lhokseumawe, Aceh.  Perjalanan darat yang memerlukan waktu kurang lebih 9 jam itu untuk memenuhi undangan STAIN Lhokseumawe,  berceramah dalam rangka wisuda sarjana di perguruan tinggi  Islam.  Memang ada penerbangan dari Medan ke Lhokseumawe, dengan menggunakan pesawat kecil,  tetapi  hanya tiga kali dalam seminggu. Dengan demikian, di luar hari penerbangan itu, siapapun  akan  menggunakan kendaraan darat.

Melakukan perjalanan darat selama kurang lebih 9 jam cukup melelahkan. Apalagi, sebelumnya juga menempuh jarak penerbangan yang cukup jauh, yakni dari Malang ke Medan, tidak kurang dari 3 jam. Hampir selama sehari semalam  berada di perjalanan. Namun, rasa lelah itu menjadi tidak terlalu terasa ketika dalam keadaan senang


Beberapa kali saya diundang ke STAIN Lhokseumawe,  untuk berceramah, seminar, atau kegiatan lainnya.  Perjalanan jauh itu tidak terasa oleh karena selalu ditemani oleh pimpinannya. Setiap diundang ke kampus itu, saya selalu dijemput oleh ketuanya sendiri, atau setidak-tidaknya oleh humasnya  di Medan. Setelah turun dari pesawat, ----- dari Jakarta, diajak bersama-sama naik mobil ke Lhokseumawe dalam perjalanan yang cukup lama tersebut. 

Perlakuan yang sedemikian menyenangkan, yakni datang dari jauh,  kemudian  dijemput, dan diajak bersama-sama itulah,  yang menjadikan rasa lelah terasa hilang dengan sendirinya.  Perlakuan baik ternyata bisa mengalahkan rasa capek dan lelah. Secara fisik merasakan lelah tetapi secara psikhis,  atas perhatian yang sedemikian besar itu, maka kelelahan fisik itu menjadi hilang dengan sendirinya.

Selama di dalam perjalanan dari Medan hingga ke Lhokseumawe, saya memperoleh banyak informasi  dari humasnya di antaranya tentang pengembangan perguruan tinggi Islam, gambaran tentang  masyarakat Aceh, dan banyak hal lagi lainnya. Berbagai informasi itu, bagi saya, adalah sangat menarik dan  merupakan hiburan tersendiri. Mengembangkan perguruan tingi Islam, -------di daerah-daerah, ternyata bukan pekerjaan mudah. Banyak hambatan yang harus dihadapi, mulai dari menyediaan sarana dan prasara, penyediaan tenaga dosen,  hingga menyangkut administrasi perizinan dari pemerintah pusat. 

Mendengarkan kisah perjuangan tersebut, saya mendapatkan kesimpulan   bahwa ternyata  mengembangkan pendidikan Islam itu  tidak mudah. Diperlukan semangat, perjuangan, dan sekaligus pengorbanan. Usaha-usaha yang bersifat seadanya, hanya menunggu kabar bahwa ada peluang, mau berbuat manakala ada anggaran dan seterusnya, maka tidak akan membawa hasil. Perguruan tinggi Islam  yang  tamnpak maju dan berkembang,  adalah hampir pasti bahwa,  di balik itu terdapat orang-orang yang mau berjuang dan sekaligus berkorban.

Seperti  yang  saya lihat di STAIN Lhokseumawe, lembaga pendidikan Islam itu memiliki orang-orang yang bersemangat tinggi untuk maju.  Selain   itu, juga saya lihat ada  orang yang mampu menjalankan tugas kehumasan dengan baik. Kekuatan lainnya,  adanya  kebersamaan di antara semua warga kampus. Semangat yang tingi, kebersamaan, dan kualitas  kehumasan  itulah yang menjadikan perguruan tinggi Islam ini, -------sekalipun usianya belum terlalu lama, mengalami perkembangan yang sedemikian cepat.

Tugas kehumasan di antaranya adalah menjadikan lembaga yang bersangkutan memiliki citra baik di tengah masyarakat,  membagi informasi secara merata kepada warga kampus, menjalin komunikasi secara luas dengan berbagai pihak, dan lain-lain. Tugas-tugas itu rupanya berhasil dijalankan oleh pejabat yang ditunjuk, dan juga secara bersama-sama diperankan oleh semua pimpinanya. Lewat peran kehumasan  itu, perguruan tinggi Islam  ini  dirasakan  menjadi milik bersama, dan  itulah sebenarnya yang merupakan salah satu kunci kemajuan yang  diraih selama ini.  Wallahu a’lam.






Jumat, 12 September 2014

Sinergi KaCab BMH Malang & DR. Fahmi, SH, SPd, MM



DR. Fahmi investor pengadaan ratusan hewan qurban BMH Malang

Kamis (11/9) tercapai pertemuan “bukan empat mata” antara Kepala Cabang BMH Malang M Humam Hidayat, SS dan Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, SH, Spd, MM di Amazy resto Jalan bendungan sigura-gura 46-48 Lowokwaru kota Malang sore hari. Pertemuan enam mata termasuk penulis yang mendokumentasikan.

Pertemuan ini adalah final akad kerjasama setelah diawali dengan beberapa pertemuan atau komunikasi awal antara penulis (atas saran kepala cabang BMH Malang) dengan bapak Fahmi seorang pengusaha di bidang pendidikan dan bisnis ini.

Komunikasi awal yang dimaksud adalah per-telpon dan SMS secara intensif dan berkesinambungan. Berbeda dengan relasi atau kenalan-kenalan yang lain, doktor pemilik 12 cabang lembaga pendidikan Magistra Utama di 12 kota ini relatif sangat cepat dalam merespon SMS dari penulis. Kebiasaan menjawab dan merespon “cepat” dari sapaan SMS adalah pola atau model atau tabiat yang menjadi ke-khas-san. Hal ini relatif jarang dimiliki oleh kita kebanyakan.

Kebiasaan merespon cepat (contoh dalam hal SMS) dari kenalan, custumer, pelanggan, nasabah tidak selalu dimiliki oleh kita kebanyakan dibanding oleh seorang Fahmi pemilik empat gelar akademik ini. Lepas dari urusan hobi atau selera, namun kita kebanyakan sering menunda-nunda untuk merespon SMS dari kenalan dengan banyak alasan. Mungkin masih terima tamu, masih rapat penting, masih ada urusan penting, sampai lupa, yang paling mungkin adalah sikap abai dan kurang memandang penting untuk segera merespon SMS. Ini tidak berlaku bila saluran provider nomer HP kita memang pas agak lambat dan eror. 


Walhasil, kerjasama dalam hal pengadaan hewan qurban 1435 H dicapai kata sepakat terhitung hari Kamis kemarin.  Ini adalah akibat dampak dari perubahan kebijakan di BMH Pusat yang terdapat aturan terbaru tentang larangan berbisnis lembaga filantropi semacam BMH. Untuk menyambut hari raya qurban, di tahun-tahun sebelumnya BMH Cabang masih mendapat kucuran dana awal untuk penyediaan hewan qurban. Beda halnya dengan tahun sekarang yang harus berangkat dari nol untuk penyediaan hewan qurban. Untuk itu diperlukan terobosan dan solusi baru agar dapat dengan segera menyediakan hewan pesanan dari para pelanggan yang menaruh kepercayaan yang tinggi kepada BMH.

Pertemuan sore itu berkembang menjadi sarana beberapa masukan terkait peningkatan kinerja SDM BMH.  Bisa jadi, Secara kelembagaan BMH dibawah keluarga besar Hidayatullah sudah cukup mendapat   kepercayaan yang tinggi di mata masyarakat sebagai organisasi dakwah yang santun dan nyaris tanpa pernah menimbulkan pergesekan yang frontal di tengah-tengah ummat. Bisa jadi, BMH sebagai lembaga zakat nasional sudah mendapat tempat di hati para donatur dan simpatisan. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau secara pendekatan personal dan tampilan program di tengah-tengah ummat, BMH kalah tertinggal jauh dengan lembaga-lembaga lokal maupun nasional dalam memberikan edukasi tentang zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Banyak bermunculan di masyarakat lembaga yang tampil terkelola secara profesional. Menejemen yang tertata rapi didukung SDM yang enerjik, lincah dan tangguh. Bisa jadi lembaga itu adalah sebenarnya milik pribadi atau perorangan. Terkadang lembaga tersebut baru muncul di tingkat lokal dan belum sebesar BMH. Namun, karena pendekatan silaturrahim yang lebih intensif, maka masyarakat bisa lebih tertarik dan simpati dibanding kepada BMH. Persaingan di masyarakat akan terasa begitu ketat dan harus menjadi catatan penting untuk perbaikan BMH kedepan.”demikian komentar bapak Fahmi dalam kritikan-kritikannya yang membangun.

Setelah terdokumentasi akad kerjasama pengadaan hewan korban 1435 H ( yang rencananya hingga limaratusan ekor) dan usai kita dengar berbagai masukan dan kritikan pak Fahmi untuk BMH Malang kedepan, maka bapak Humam sebagai Kepala Cabang BMH Malang pun berkomentar bahwa tidak menutup kemungkinan “akan kita adakan upgrading khusus SDM BMH Malang dan mengecas motivasi berkala tiap bulan agar tetap terjaga semangat dalam meningkatkan kinerja dalam mencapai prestasi. Ruang workshop amazy training center bisa menjadi tempat alternatif dengan bapak Fahmi sebagai motivator utama tiap bulan. ” demikian gagasan bapak Humam usai berpamitan.  



Demikian, penulis sudah melaksanakan tugas dalam mempertemukan dua pihak (atau beberapa pihak yang berserakan, jarang ketemu dan saling silaturrahim) untuk bekerjasama, bersinergi untuk kepentingan jangka pendek dan jangka panjang.

Peran nominal ratusan juta bukanlah hal yang sederhana.  Amanah untuk dijaga dan dimanfatkan sebaik-baiknya. BMH (cabang Malang khususnya), dengan SDM yang relatif masih muda-muda belia, sudah mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat dan ummat untuk mengelola dana ummat sampai ratusan juta hingga Milyar-an. Penulis sebagai saksi di perjalanan program, berharap SEMOGA amanah kepercayaan masyarakat dan ummat ini bisa terkelola secara tepat guna dan tepat sasaran. Amin.  (makin)

Ditulis di kantor BMH Malang pukul 03.30 dinihari Sabtu, 13 September 2014.



Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Program Qurban Berkah Nusantara 
“Qurban di kota Manfaat di desa”
0341.7717000

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Kontak Kami

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah BMH tetap berkhidmat bersama Ummat - WA 0851.0471.7000

Alamat:

Jalan Sidomakmur 15 Sengkaling Dau Malang

Jam Kerja:

Senin sampai Jumat pUkul 08.00 hingga 16.30

Phone:

0851.0471.7000

Recent Comments

Recent Posts