Berbagi Kebaikan untuk Sesama | WA. 085.104.717.000 | donasi via BCA 315.33.000.00
Tampilkan postingan dengan label bantuan bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bantuan bencana. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Februari 2014
Kamis, 13 Februari 2014
Dropping bantuan BMH ut pengungsi Gunung Kelud di Kasembon @SeputarMalang @puspitafm @e100ss @radioelshinta @mitrafm pic.twitter.com/99CI8iN0Gw
— BMH Malang (@BMHMalang) 14 Februari 2014
Berikut ini Posko posko relawan peduli bencana Gunung Kelud
1. Baitul Maal Hidayatullah malang
Jl. Sidomakmur 15 Sengkaling Malang
telp. 0341.462738 / fast respon 0341.771.7000
2. Radio Mitra FM
Jl. Wukir temas kota Batu
3. Masjid Darussalam ( depan warung AMANAH )
Jl. Raya Kasembon
Jl. Raya Kasembon
Fast respon #sedekahpedulibencana for kelud
Siang ini (14/02) meluncur ke kasembon #poskopedulibencana
Siang ini (14/02) meluncur ke kasembon #poskopedulibencana
Mari bantu saudara kita yang saat ini dilanda letusan gunung Kelud.
Saat ini yang dibutuhkan: Bahan makanan, minuman, popok bayi, pembalut wanita, masker, alas tidur.
Saat ini yang dibutuhkan: Bahan makanan, minuman, popok bayi, pembalut wanita, masker, alas tidur.
Baitul Maal Hidayatullah Malang siap membatu menyalurkan.
*************************
Call Center: 771.7000
Transfer ke Rekening BMH:
BCA 315.3300.000
BNI 005.309.1247
a.n. Baitul Maal Hidayatullah.
Transfer ke Rekening BMH:
BCA 315.3300.000
BNI 005.309.1247
a.n. Baitul Maal Hidayatullah.
************************
Minggu, 02 Februari 2014
Bantuan untuk Bencana Sinabung terus berdatangan Salurkan bantuan anda untuk Peduli Bencana Nusantara BMH via cabang malang dengan transfer ke BCA 315.33.00000 dan konfirmasi transfer anda via SMS (0341)7717000.
Peduli Bencana Nusantara BMH hingga Senin (27/01/2014) masih terus memberikan bantuan ke Posko-Posko pengungsi erupsi Sinabung. Bahkan jumlah Posko pun kian diperbanyak seiring dengan bertambahnya jumlah pengungsi.
Untuk kebutuhan logistik, masih banyak Posko pengungsi menggantungkan kebutuhan hidupnya dari bantuan. Namun demikian, masalah tidak hanya pada soal logistik semata. Beberapa pengungsi memerlukan bantuan biaya untuk sekolah anak-anaknya yang sedang belajar di luar Kabupaten Karo.
Pak Ginting misalnya, sejak erupsi gunung Sinabung ia tak bisa lagi bekerja seperti biasa. Akhirnya, tidak ada penghasilan yang bisa digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah anaknya yang sedang belajar di pesantren.
“Saya sudah tidak bisa membayar biaya hidup anak saya yang sekolah disalah satu pesantren yang ada di Medan. Saya sangat berharap kepada BMH agar anak saya bisa dibantu juga,” ujarnya kepada relawan BMH di Sinabung Masdar Ayub.
Trauma Healing
Selain itu BMH juga menggelar berbagai macam kegiatan. Di antaranya memberikan kajian motivasi spiritual di Posko Islamic Center. Hal ini merupakan satu program trauma healing yang diluncurkan BMH agar para pengungsi tidak terguncang kejiwaannya.
Menurut Kepala Cabang BMH Medan kebutuhan para pengungsi sebenarnya bukan soal logistik semata, tetapi juga spiritual.
“Memang banyak hal yang sangat dibutuhkan masyarakat di Posko pengungsian. Akan tetapi dengan motivasi spiritual yang kami laksanakan semoga para pengungsi semakin dekat kepada Allah, sehingga bisa melihat musibah ini sebagai media untuk lebih takwa kepada-Nya,” ujarnya.
Untuk itu BMH selalu berusaha memberikan bantuan secara integratif, baik logistik maupun spiritual. Pada saat penyerahan paket bantuan, kepala Cabang BMH Medan, Rahmat Afandi juga menyampaikan kepada seluruh pengungsi untuk bersabar dan berdoa. Dan mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasamanya PT. Ayu Septa Perdana dan Lazis PT. PLN (Persero) Wil. Sumatera Utara. Semoga Allah membalas dan memberikan gantinya yang lebih banyak lagi.(Hidcom)
sumber berita
http://www.bmh.or.id/pengungsi-sinabung-terus-bertambah-bmh-gelar-trauma-healing/
Peduli Bencana Nusantara BMH hingga Senin (27/01/2014) masih terus memberikan bantuan ke Posko-Posko pengungsi erupsi Sinabung. Bahkan jumlah Posko pun kian diperbanyak seiring dengan bertambahnya jumlah pengungsi.
Untuk kebutuhan logistik, masih banyak Posko pengungsi menggantungkan kebutuhan hidupnya dari bantuan. Namun demikian, masalah tidak hanya pada soal logistik semata. Beberapa pengungsi memerlukan bantuan biaya untuk sekolah anak-anaknya yang sedang belajar di luar Kabupaten Karo.
Pak Ginting misalnya, sejak erupsi gunung Sinabung ia tak bisa lagi bekerja seperti biasa. Akhirnya, tidak ada penghasilan yang bisa digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah anaknya yang sedang belajar di pesantren.
“Saya sudah tidak bisa membayar biaya hidup anak saya yang sekolah disalah satu pesantren yang ada di Medan. Saya sangat berharap kepada BMH agar anak saya bisa dibantu juga,” ujarnya kepada relawan BMH di Sinabung Masdar Ayub.
Trauma Healing
Selain itu BMH juga menggelar berbagai macam kegiatan. Di antaranya memberikan kajian motivasi spiritual di Posko Islamic Center. Hal ini merupakan satu program trauma healing yang diluncurkan BMH agar para pengungsi tidak terguncang kejiwaannya.
Menurut Kepala Cabang BMH Medan kebutuhan para pengungsi sebenarnya bukan soal logistik semata, tetapi juga spiritual.
“Memang banyak hal yang sangat dibutuhkan masyarakat di Posko pengungsian. Akan tetapi dengan motivasi spiritual yang kami laksanakan semoga para pengungsi semakin dekat kepada Allah, sehingga bisa melihat musibah ini sebagai media untuk lebih takwa kepada-Nya,” ujarnya.
Untuk itu BMH selalu berusaha memberikan bantuan secara integratif, baik logistik maupun spiritual. Pada saat penyerahan paket bantuan, kepala Cabang BMH Medan, Rahmat Afandi juga menyampaikan kepada seluruh pengungsi untuk bersabar dan berdoa. Dan mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasamanya PT. Ayu Septa Perdana dan Lazis PT. PLN (Persero) Wil. Sumatera Utara. Semoga Allah membalas dan memberikan gantinya yang lebih banyak lagi.(Hidcom)
sumber berita
http://www.bmh.or.id/pengungsi-sinabung-terus-bertambah-bmh-gelar-trauma-healing/
Senin, 27 Januari 2014
Kondisi pasca bencana banjir bandang di Manado masih belum normal. Termasuk kondisi masjid-masjid yang masih penuh lumpur sehingga masih belum bisa dipakai. BMH masih terus berupaya membantu korban banjir Manado melalui program Sedekah Peduli Bencana. Salurkan kepedulian Anda ke rekening melalui rekening BCA 315.33.00000 atas nama Baitul maal Hidayatullah
BMH bersama Tim SAR Hidayatullah sejak Jum’at pekan lalu telah menurunkan tim untuk bersih-bersih masjid, namun masih belum ‘kelar’ untuk membersihkan masjid-masjid yang direncanakan. Koordinator Lapangan Peduli Bencana Manado Murdianto mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak masjid yang belum digunakan, salah satunya dalah masjid Al-Ikhlas. “Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Karame Kecamatan singkil sudah dua Jum’at belum beroperasi karena masih penuh lumpur,” ujar Murdianto.
BMH dan Tim SAR Hidayatullah merencanakan dapat membersihkan sekitar 10 masjid yang ada di Manado. Tim bergerak untuk membersihkan lumpur yang tingginya rata-rata sepinggang. Berbekal sekop, cangkul, gerobak tim yang berjumlah 10 orang bergerak dari masjid ke masjid. “Ada dua tim yang kita bentuk, setiap tim berjumlah 10 orang, mereka akan bergerak untuk membersihkan masjid,” ujarnya. Selain membersihkan masjid BMH juga membantu alat sholat, seperti mukena, sarung, sajadah dan Al-Qur’an di setiap masjid yang dibersihkan.
Ada kisah menarik, ketika BMH membersikan masjid Al-Ikhlas Karame, ketika tim menyerahkan bantuan alat sholat kepada warga ada salah seorang ibu yang menangis terharu. Menurut Murdianto, sang ibu bernama Marta tersebut sudah sebelas hari tidak bisa sholat karena alat sholat hanyut. “Ibu Marta menangis mendapat bantuan mukena untuk sholat, karena sudah sebelas hari ini ia tidak sholat karena mushollanya hanyut,” ungkapnya.
sumber berita: www.bmh.or.id








