Berbagi Kebaikan untuk Sesama | WA. 085.104.717.000 | donasi via BCA 315.33.000.00
Tampilkan postingan dengan label wakaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wakaf. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Oktober 2014
RENUNGAN HARI RAYA QURBAN
1435 H
ALLAHU
AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR....
ALLAHU AKBAR WA LILLAHILHAMD...
Gema takbair membahana,
menggelora di dada setiap muslim yang beriman
kita sambut hari raya idhul ad-ha 1435 H
hari raya QURBAN
hari bersejarah
hari dimana kita mengingat/ diingatkan kisah Ibrahim
Alaihissalam
hari raya qurban...kita teringat kisah (perintah)
penyembelihan pada Ismail alihissalam
hari raya tentang kisah cobaan keimanan seorang bapak tauhid
IBRAHIM AS
hari raya tentang kisah Ibrahim tatkala mau meninggalkan
istrinya (hajar) bersama ismail kecil di padang kering tanah makkah kala itu.
Hajar bertanya saat Ibrahim mau meninggalkannya :
“mau pergi kemana kau suamiku?”
Ibrahim diam.
Mungkin tak kuasa
menjawab,
mungkin belum menemukan jawaban yang tepat untuk istrinya
yang lagi perlu mengasuh Ismail kecil.
Mungkin masih sulit menerjemahkan perintah Tuhan untuk pergi
meninggalkan anak istrinya, ke dalam bahasa pamitan yang mudah dimengertioleh
hajar saat itu.
Tatkala Ibrahim AS mau beranjak pergi,
tatkala mau
meninggalkan ismail kecil di tanah makkah yang panas,
kalau bahasa
sekarang,
boleh jadi sang istri akan bertanya
“mau kemana gerangan suamiku akan pergi???”
“apakah kanda mau pergi ke istri muda???”
(sarah saat itu istri
kedua Ibrahim)
disaat kondisi hajar lagi perlu merawat Ismail kecil.
Konon dikisahkan bahwa separoh ketampanan (pria tampan)
adalah pada Yusuf AS. Sedangkan separoh kecantikan ada pada Sarah.
Bukan sarah.....dari
indonesia lho. Bukan sarah yang terima uang dari ahmad fat-hanah lho he he...
Yang ini sarah dari mesir, istri muda Ibrahim AS yang punya
anak Ishaq AS. Yang dari Ishaq ini tumbuh keturunan bangsa israil.
Sedangkan dari hajar yang melahirkan Ismail AS akan
membuahkan jalur keturunan Muhammad SAW.
Walhasil, mungkin dengan pahit getirnya hati seorang wanita
yakni seorang hajar, dengan KETEGARAN HATI bertanya pada sang suami (bukan
dengan nada cerewet atau ngomel, apalagi menuduh dg kejam suami yang memadu)
dengan lancar hajar
bertanya pada Ibrahim
“apakah
kepergianmu ini adalah perintah ALLAH???”
“YA” jawab Ibrahim.
Kalau begitu “MAA DHOYYA’ANIYALLAHU”
“kalau begitu (apapun dengan
alasan perintah Tuhan) Allah TIDAK akan menyia-nyiakan aku bersama anakku,
selama suamiku pergi”.
Demikian komentar hajar saat melepas suami mau pergi
lantaran perintah Tuhan.
Pembaca yang budiman,
kalimat ketegaran hajar yang kuat melepas Ibrahim
pergi, itu BUKAN kalimat sederhana, bukan sesuatu yang mudah diucapkan dan
ditirukan kaum hawa generasi sekarang,
bukan pula suatu sikap yang sederhana yang sepele yang ringan ditiru.
AKAN TETAPI, INILAH cobaan yang terberat yang dirasakan
Hajar kala itu, inilah tantangan
terpedih dan terpahit yang harus dihadapi seorang istri, seorang wanita
yang ditinggal suami di tengah padang kering dengan terik
matahari, dan harus merawat ismail kecil. Sungguh (tulisan ini dituangkan pada
Senin malam jam 23.45 malam takbiran idhul qurban 1434 H dengan penuh
penghayatan) ini kisah yang tidak sepele, karena dengan kisah ini keimanan
hajar teruji dan terseleksi.
Ini menunjukkan ujian keimanan tingkat tinggi, keikhlasan
yang jernih, murni dengan tauhid yang agung. Kalau ini adalah kisah yang biasa,
tentu tidak akan dikisahkan lagi dan tidak akan ditapak tilasi kisahnya
sepanjang masa oleh ummat sedunia.
Sedangkan yang terjadi adalah kisah hajar ditinggal suaminya
ini menjadi KISAH RITUAL HAJI yang dijadikan syareat dan dilakukan peragaanya
oleh muslimin sedunia.
Kisah hajar mencari air di padang tandus menjadi RITUAL SA’I
dari Shofa ke Marwa 7 kali. Sungguh ini pasti tidak main-main.
Ritul yang sekarang bisa ditirukan dengan suasana yang
berbeda, dengan kondisi yang berbeda dengan tampilan jalan yang berbeda jauuuh.
Jalur sa’i sekarang sangat lebih bagus dan aman dari terik matahari, bahkan
banyak fasilitas pendukung.
Teringat penulis pernah mengalami langkah-langkah sai dari
shofa ke marwa 11 tahun silam di Februari 2012.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa
lillahilhamd.....
Allah maha besar, Allah maha Besar, Allah maha besar, SEGALA
PUJI BAGI ALLAH!!!
Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Program Qurban Berkah Nusantara “Qurban di kota Manfaat di desa”
Ke CP.0877.5961.0020/
0852.3496.4872 _ an. Pak makin_BMH Malang. “Zakat pilar perubahan”. http://bmhcabangmalang.blogspot.com//http://www.bmh.or.id/wakaftunai.blogspot.com
// http://daihebat.blogspot.com.html
Senin, 15 September 2014
Jum’at
malam Sabtu, tanggal 12 September 2014, ------semalaman, saya dalam
perjalanan dari Medan ke Lhokseumawe, Aceh. Perjalanan darat yang
memerlukan waktu kurang lebih 9 jam itu untuk memenuhi undangan STAIN
Lhokseumawe, berceramah dalam rangka wisuda sarjana di perguruan
tinggi Islam. Memang ada penerbangan dari Medan ke Lhokseumawe, dengan
menggunakan pesawat kecil, tetapi hanya tiga kali dalam seminggu.
Dengan demikian, di luar hari penerbangan itu, siapapun akan
menggunakan kendaraan darat.
Melakukan perjalanan darat selama kurang lebih 9 jam cukup melelahkan. Apalagi, sebelumnya juga menempuh jarak penerbangan yang cukup jauh, yakni dari Malang ke Medan, tidak kurang dari 3 jam. Hampir selama sehari semalam berada di perjalanan. Namun, rasa lelah itu menjadi tidak terlalu terasa ketika dalam keadaan senang
Beberapa kali saya diundang ke STAIN Lhokseumawe, untuk berceramah, seminar, atau kegiatan lainnya. Perjalanan jauh itu tidak terasa oleh karena selalu ditemani oleh pimpinannya. Setiap diundang ke kampus itu, saya selalu dijemput oleh ketuanya sendiri, atau setidak-tidaknya oleh humasnya di Medan. Setelah turun dari pesawat, ----- dari Jakarta, diajak bersama-sama naik mobil ke Lhokseumawe dalam perjalanan yang cukup lama tersebut.
Perlakuan yang sedemikian menyenangkan, yakni datang dari jauh, kemudian dijemput, dan diajak bersama-sama itulah, yang menjadikan rasa lelah terasa hilang dengan sendirinya. Perlakuan baik ternyata bisa mengalahkan rasa capek dan lelah. Secara fisik merasakan lelah tetapi secara psikhis, atas perhatian yang sedemikian besar itu, maka kelelahan fisik itu menjadi hilang dengan sendirinya.
Selama di dalam perjalanan dari Medan hingga ke Lhokseumawe, saya memperoleh banyak informasi dari humasnya di antaranya tentang pengembangan perguruan tinggi Islam, gambaran tentang masyarakat Aceh, dan banyak hal lagi lainnya. Berbagai informasi itu, bagi saya, adalah sangat menarik dan merupakan hiburan tersendiri. Mengembangkan perguruan tingi Islam, -------di daerah-daerah, ternyata bukan pekerjaan mudah. Banyak hambatan yang harus dihadapi, mulai dari menyediaan sarana dan prasara, penyediaan tenaga dosen, hingga menyangkut administrasi perizinan dari pemerintah pusat.
Mendengarkan kisah perjuangan tersebut, saya mendapatkan kesimpulan bahwa ternyata mengembangkan pendidikan Islam itu tidak mudah. Diperlukan semangat, perjuangan, dan sekaligus pengorbanan. Usaha-usaha yang bersifat seadanya, hanya menunggu kabar bahwa ada peluang, mau berbuat manakala ada anggaran dan seterusnya, maka tidak akan membawa hasil. Perguruan tinggi Islam yang tamnpak maju dan berkembang, adalah hampir pasti bahwa, di balik itu terdapat orang-orang yang mau berjuang dan sekaligus berkorban.
Seperti yang saya lihat di STAIN Lhokseumawe, lembaga pendidikan Islam itu memiliki orang-orang yang bersemangat tinggi untuk maju. Selain itu, juga saya lihat ada orang yang mampu menjalankan tugas kehumasan dengan baik. Kekuatan lainnya, adanya kebersamaan di antara semua warga kampus. Semangat yang tingi, kebersamaan, dan kualitas kehumasan itulah yang menjadikan perguruan tinggi Islam ini, -------sekalipun usianya belum terlalu lama, mengalami perkembangan yang sedemikian cepat.
Tugas kehumasan di antaranya adalah menjadikan lembaga yang bersangkutan memiliki citra baik di tengah masyarakat, membagi informasi secara merata kepada warga kampus, menjalin komunikasi secara luas dengan berbagai pihak, dan lain-lain. Tugas-tugas itu rupanya berhasil dijalankan oleh pejabat yang ditunjuk, dan juga secara bersama-sama diperankan oleh semua pimpinanya. Lewat peran kehumasan itu, perguruan tinggi Islam ini dirasakan menjadi milik bersama, dan itulah sebenarnya yang merupakan salah satu kunci kemajuan yang diraih selama ini. Wallahu a’lam.
Melakukan perjalanan darat selama kurang lebih 9 jam cukup melelahkan. Apalagi, sebelumnya juga menempuh jarak penerbangan yang cukup jauh, yakni dari Malang ke Medan, tidak kurang dari 3 jam. Hampir selama sehari semalam berada di perjalanan. Namun, rasa lelah itu menjadi tidak terlalu terasa ketika dalam keadaan senang
Beberapa kali saya diundang ke STAIN Lhokseumawe, untuk berceramah, seminar, atau kegiatan lainnya. Perjalanan jauh itu tidak terasa oleh karena selalu ditemani oleh pimpinannya. Setiap diundang ke kampus itu, saya selalu dijemput oleh ketuanya sendiri, atau setidak-tidaknya oleh humasnya di Medan. Setelah turun dari pesawat, ----- dari Jakarta, diajak bersama-sama naik mobil ke Lhokseumawe dalam perjalanan yang cukup lama tersebut.
Perlakuan yang sedemikian menyenangkan, yakni datang dari jauh, kemudian dijemput, dan diajak bersama-sama itulah, yang menjadikan rasa lelah terasa hilang dengan sendirinya. Perlakuan baik ternyata bisa mengalahkan rasa capek dan lelah. Secara fisik merasakan lelah tetapi secara psikhis, atas perhatian yang sedemikian besar itu, maka kelelahan fisik itu menjadi hilang dengan sendirinya.
Selama di dalam perjalanan dari Medan hingga ke Lhokseumawe, saya memperoleh banyak informasi dari humasnya di antaranya tentang pengembangan perguruan tinggi Islam, gambaran tentang masyarakat Aceh, dan banyak hal lagi lainnya. Berbagai informasi itu, bagi saya, adalah sangat menarik dan merupakan hiburan tersendiri. Mengembangkan perguruan tingi Islam, -------di daerah-daerah, ternyata bukan pekerjaan mudah. Banyak hambatan yang harus dihadapi, mulai dari menyediaan sarana dan prasara, penyediaan tenaga dosen, hingga menyangkut administrasi perizinan dari pemerintah pusat.
Mendengarkan kisah perjuangan tersebut, saya mendapatkan kesimpulan bahwa ternyata mengembangkan pendidikan Islam itu tidak mudah. Diperlukan semangat, perjuangan, dan sekaligus pengorbanan. Usaha-usaha yang bersifat seadanya, hanya menunggu kabar bahwa ada peluang, mau berbuat manakala ada anggaran dan seterusnya, maka tidak akan membawa hasil. Perguruan tinggi Islam yang tamnpak maju dan berkembang, adalah hampir pasti bahwa, di balik itu terdapat orang-orang yang mau berjuang dan sekaligus berkorban.
Seperti yang saya lihat di STAIN Lhokseumawe, lembaga pendidikan Islam itu memiliki orang-orang yang bersemangat tinggi untuk maju. Selain itu, juga saya lihat ada orang yang mampu menjalankan tugas kehumasan dengan baik. Kekuatan lainnya, adanya kebersamaan di antara semua warga kampus. Semangat yang tingi, kebersamaan, dan kualitas kehumasan itulah yang menjadikan perguruan tinggi Islam ini, -------sekalipun usianya belum terlalu lama, mengalami perkembangan yang sedemikian cepat.
Tugas kehumasan di antaranya adalah menjadikan lembaga yang bersangkutan memiliki citra baik di tengah masyarakat, membagi informasi secara merata kepada warga kampus, menjalin komunikasi secara luas dengan berbagai pihak, dan lain-lain. Tugas-tugas itu rupanya berhasil dijalankan oleh pejabat yang ditunjuk, dan juga secara bersama-sama diperankan oleh semua pimpinanya. Lewat peran kehumasan itu, perguruan tinggi Islam ini dirasakan menjadi milik bersama, dan itulah sebenarnya yang merupakan salah satu kunci kemajuan yang diraih selama ini. Wallahu a’lam.
Selasa, 10 Juni 2014
Selasa (10/6) Alhamdulillah, setelah
mengurus perijinan pemasangan reklame di dinas pendapatan kota Batu kami akhirnya bisa pasang mulai 10 Juni sampai 10 Juli 2014 baner sudah dijumpai
di beberapa tempat. diantaranya di daerah Pendem, sekitar BNS, depan
Batos, dekat alun-alun kota Batu, dll
Layanan jemput
Layanan jemput
Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Ke CP.0877.5961.0020
Ke CP.0877.5961.0020
0852.3496.4872
0341-7076662
PIN BB. 26A2122B
Zakat pilar perubahan
http://www.bmh.or.id
Berikut ini beberapa lokasi tempat kami memasang informasi tersebut.
Sabtu (7/6) di rumah dinas wakil wali kota
Malang Jl. Raya Dieng 16 Malang terlaksana rapat koordinasi dan laporan
semester I Badan Amil Zakat (BAZ) kota Malang serta lounching kelurahan
binaan (kel Arjowinangun). Hadir pada acara tersebut Bapak
Sutiaji (wakil wali kota, pembina BAZ Kota Malang), pengawas BAZ
(KH.Chamzawi,MHI, H.Soejoko), DR. Fauzan Zenrif (ketua BAZ), dan
perwakilan LAZ (LazisMU, YDSF, Harum, BMH, Lazis Sabilillah, dll).
Forum dialog, diskusi dan pembicaraan sampai waktu adzan maghrib, acara diakhiri. Akan dilakukan pertemuan lanjutan. (makin)
Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Ke CP.0877.5961.0020/ 0852.3496.4872/ 0341-7076662_PIN BB. 26A2122B_ Zakat pilar perubahan http://bmhcabangmalang.blogspot.com/http://www.bmh.or.id/wakaftunai.blogspot.com
Forum dialog, diskusi dan pembicaraan sampai waktu adzan maghrib, acara diakhiri. Akan dilakukan pertemuan lanjutan. (makin)
Layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Ke CP.0877.5961.0020/ 0852.3496.4872/ 0341-7076662_PIN BB. 26A2122B_ Zakat pilar perubahan http://bmhcabangmalang.blogspot.com/http://www.bmh.or.id/wakaftunai.blogspot.com
Senin, 19 Mei 2014
Senin
(19/5) setelah koordinasi rutin manajemen BMH Malang, ada kabar meninggalnya seorang donatur.
Lukman Hakim staf kolektor BMH mengkisahkan pagi itu telah menelpon Ibu Husniril
untuk berkunjung, terdengar suara menyahut dari pesawat telpon “Suami saya
sudah meninggal kemarin, Pak” Inna
lillahi wa inna ilaihi raaji’uun.
Segera
kami berempat mewakili BMH Malang menuju rumah duka beralamat Jl. Bantaran
Barat. Pemakaman sudah berlangsung hari minggu kemarin sebelum maghrib. Bapak Husniril almarhum dikisahkan hari – hari kemarin
dalam kondisi sehat wal afiyat. Pensiunan Bank Indonesia (BI) ini
banyak mengisi hari – hari senggangnya untuk olah raga dan menjaga stamina.
Terutama ia punya hobi bermain golf bersama koleganya di pagang golf ARAYA.
Putri
almarhum yang menemui tim BMH berkisah “beberapa waktu lalu bapak terlihat
sering membaca dan menghafalkan doa- doa sholat jenazah. Juga terlihat sering
berdoa seusai berwudhu sebagai bentuk
penghayatan ibadah pada Allah”. Istri almarhum juga berkisah “Bapak sempat
mengucapkan kalimat yang baik (kalimah thoyyibah) ALHAMDULILLAH saat dituntun
dan diingatkan untuk membaca oleh para koleganya. Sementara kondisinya saat itu
tersengal-sengal dan sulit bernafas. ”
Selamat
jalan bapak Husniril almarhum. Perannya sangat besar sebagai donatur BMH
Malang.
“Ya Allah!
Ampunilah Bapak Husniril(alm), angkatlah derajatnya bersama
orang-orang yang mendapat petunjuk, berilah penggantinya bagi orang-orang yang
ditinggalkan sesudahnya. Dan ampunilah kami dan dia, wahai Tuhan, seru sekalian
alam. Lebarkan kuburannya dan berilah penerangan di dalamnya.” [HR. Muslim 2/634.]
Dari Abu
Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud radiallahuanhu beliau berkata : Rasulullahe
menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan :
Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara : menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. (Alhadits)
Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara : menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. (Alhadits)
إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي
بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ،
ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ
كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ
Layanan jemput Zakat, Infaq,
Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….
Ke CP.0877.5961.0020
0852.3496.4872
0341-7076662
http://bmhcabangmalang.blogspot.com/
0852.3496.4872
0341-7076662
http://bmhcabangmalang.blogspot.com/
