Lembaga Amil Zakat Nasional

Selama 20 tahun dipercaya mengelola dana ZAKAT, INFAK, SEDEKAH dari para dermawan untukk kebaikan Ummat

Daftar Jadi Donatur Daftar jadi Relawan

Our Services

Program Dakwah

Ujung tombak para penyeru kebaikan di daerah pelosok, terdalam dan terluar di seluruh NUSANTARA perlu kita dukung dengan program berbagi kebaikan

Read More

Program Pendidikan

Pendidikan menjadi pilar pembangunan Nasional untuk Indonesia lebih baik lagi. Layakkan pendidikan bagi anak generasi kita

Read More

Program Ekonomi

Ayo Bangkit dari keterpurukan perekonomian pasca pandemi dengan program kemanfaatan untuk pelaku usaha UMKM di Indonesia

Read More

Sosial Kemanusiaan

Bencana yang kerap melanda negeri kita menjadi moment terbaik kita untuk saling membantu dan meringankan beban penyitas bencana alam tersebut

Read More

Laporan Kegiatan kami

Tampilkan postingan dengan label anindia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anindia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 April 2017

Bantu Anindia Fauziah bayi 4 bulan Hidrocepalus

Mari bantu Anindia.






Bagi sebagian besar pasangan yang baru menikah , mendapatkan karunia seorang anak merupakan Idaman dan harapan yang dinanti-nantikan. Kebahagiaan akan terasa lengkap bila anak yang di lahirkan kondisinya normal dan sehat.

Namun, tidak bagi pasangan muda Muhammad Fauzan dan Ita , Karena Ia harus rela pulang pergi ke Rumah Sakit untuk mengobati buah hatinya.

Sudah 7 hari,  Anak semata wayang pasangan Muhammad Fauziah dan Ita , terbaring di Rumah sakit umum daerah kabupaten Malang.



Kisah Anindia (4bulan) bermula saat kelahirannya di Rumah sakit yang lama tidak keluar dari rahim sang Ibu lebih dari 12 jam, padahal air ketuban sudah pecah , hingga akhirnya dokter memutuskan untuk operasi Caesar.

Diduga mulut Anindia kemasukan air ketuban yang pecah waktu akan lahir. Hal ini membuatnya rentan terhadap penyakit, sehingga perlu mendapatkan perawatan intensif di RS selama beberapa pekan pasca kelahiran.

Setelah dibawa pulang perkembangan Anindia tidak normal, karena kepalanya  lebih cepat tumbuh dan membesar.

Kedua orangtuanya curiga lalu memeriksakan Anindia ke Puskesmas, hasilnya di dapati bahwa buah hatinya mengidap penyakit Hidrosefalus.

"Saya syok banget mas, apalagi pekerjaan suami saya hanya buruh bangunan yang hasilnya tidak seberapa." Ungkap Ibu muda tersebut kepada Baitul Maal Hidayatullah Malang, Kamis (27/4)

Saat ini biaya pengobatan Anindia di bantu oleh orang tuanya Ita yang hanya bekerja sebagai penjual pakaian keliling kampung dengan penghasilan rata-rata 30 sd 60 ribu setiap harinya. 

Anindia juga tidak bisa makan seperti kebanyakan anak kecil lainya, karena setiap diberi susu atau asupan lainya pasti dimuntahkan. Tubuh mungilnya hanya bisa menerima energi dari jarum infus yang menancap di lengan kirinya.

Meski begitu,  kedua orangtuanya masih memiliki harapan kepada Anindia untuk sehat dan hidup normal seperti anak seusianya.

"Terimakasih ya mas, atas doa dan kunjungannya, semoga anak saya cepat sembuh dan hidup normal." Harap ibu muda tersebut di ruang anak RSUD Kepanjen Malang.

Liputan selengkapnya : 
✅ https://www.facebook.com/bmhmalang/posts/1516657671711021?pnref=story

salurkan donasi kepedulian Anda Melalui Laznas BMH di rekening

🏧 Bank Syariah Mandiri :7004778787
🏧 Bank Muamalat  :715.0000.963 
🏧 BCA   :  315.33.00000

a/n Baitul Maal Hidayatullah



Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Kontak Kami

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah BMH tetap berkhidmat bersama Ummat - WA 0851.0471.7000

Alamat:

Jalan Sidomakmur 15 Sengkaling Dau Malang

Jam Kerja:

Senin sampai Jumat pUkul 08.00 hingga 16.30

Phone:

0851.0471.7000

Recent Comments

Recent Posts