Lembaga Amil Zakat Nasional

Selama 20 tahun dipercaya mengelola dana ZAKAT, INFAK, SEDEKAH dari para dermawan untukk kebaikan Ummat

Daftar Jadi Donatur Daftar jadi Relawan

Our Services

Program Dakwah

Ujung tombak para penyeru kebaikan di daerah pelosok, terdalam dan terluar di seluruh NUSANTARA perlu kita dukung dengan program berbagi kebaikan

Read More

Program Pendidikan

Pendidikan menjadi pilar pembangunan Nasional untuk Indonesia lebih baik lagi. Layakkan pendidikan bagi anak generasi kita

Read More

Program Ekonomi

Ayo Bangkit dari keterpurukan perekonomian pasca pandemi dengan program kemanfaatan untuk pelaku usaha UMKM di Indonesia

Read More

Sosial Kemanusiaan

Bencana yang kerap melanda negeri kita menjadi moment terbaik kita untuk saling membantu dan meringankan beban penyitas bencana alam tersebut

Read More

Laporan Kegiatan kami

Rabu, 12 Juli 2017

BMH Malang safari Ramadhan bersama Shaikh Na'im dari Palestina



Masjid Zam zam Cakalang Blimbing mendapatkan kunjungan Istimewa Safari dakwah Ramadhan  Shaikh Na'im Abdulloh  dari Palestina, Minggu (4/6)

Kerjasama antara LAZ BMH Gerai Malang dengan yayasan Al Aqhso menghadirkan Shaikh Na'im Abdulloh Sulaiman dari Palestina untuk safari Ramadhan di beberapa masjid di Malang Raya.

Seperti yang nampak di Masjid Zam zam , Shaikh yang genap berusia  45 tahun itu, mengisi kajian menjelang Maghrib dengan menyampaikan kondisi terkini di Masjid Aqsho , selain itu Shaikh juga mengungkapkan keistimewaan bulan suci Ramadhan.

 Menurut Shaikh Na'im bahwa setiap malam di bulan suci Ramadhan Alloh membebaskan hambaNya dari siksa api neraka. Selain itu pada  Ramadhan ada satu malam yang sangat mulia , Lailatul Qadar.

"Pada setiap Ramadhan ada satu malam yang sangat mulia, yaitu malam Lailatul Qadar." Kata Shaikh Na'im Abdulloh Sulaiman abu shindi melalui penerjemahnya Abdul Halim.

"Dan pada akhir Ramadhan Alloh mengampuni orang yang berpuasa, selain itu  Ramadhan memiliki manfaat besar yaitu bisa memperbaiki ketakwaan Kita kepada Alloh SWT." Lanjutnya.

"Ramadhan bulan untuk pendidikan keimanan seseorang, ketika bulan puasa maka ketakwaan itu bisa meningkat. Dari segi akhlak seorang yang berpuasa hendaknya jangan mengucapkan kalimat yang keji dan kotor." Kata Shaikh yang memiliki 6 putra tersebut.

Banyak sekali nasehat yang di sampaikan kepada ratusan jamaah yang hadir. Diantaranya tentang bersama dan bersatunya umat Islam yang nampak.

"Bersatunya umat Islam pada Ramadhan sangat jelas, khususnya  ketika menjelang berbuka puasa maupun mendengar kan suara imsak di pagi hari. Ini adalah fenomena bersatunya umat Islam yang sesungguhnya" Katanya.

"Bahkan Fenomena saling Tolong menolong sesama kaum muslimin juga nampak dimana yang kelebihan harta sebagian di berikan kepada yang miskin atau yang membutuhkan." Kata Shaikh yang masuk ke Indonesia sebelum Ramadhan tersebut.

"Kita berada hidup di dalam keberkahan Ramadhan." Lanjutnya.

Sementara itu, terkait kondisi terkini di Palestina juga di singgung, bahkan di Irak , Gaza  yang masih kondisi perang juga di sampaikan.

"Kita bisa saksikan yang terjadi di Palestina, Gaza, Irak dan beberapa tempat mereka menghancurkan Rumah bahka Masjidpun juga di hancurkan." Kata Abdul Halim menerjemahkan Shaik Na'im.

Masjid yang kini dihancurkan, sebenarnya banyak melahirkan Ulama dan orang alim. Tapi saat ini di hancurkan oleh Israel dan belum bisa membangun kembali.

"Saat ini Masjid dan Rumah yang dihancurkan kami belum bisa membangun kembali Karena perang masih berlanjut." Kata Shaikh.

Bahkan masih menurut Shaikh, sekarang Masjidil Aqsha mendapatkan serangan yang bertubi-tubi. Saat ini tepat di bawah pondasi Masjidil Aqsho, di bangun terowongan dengan harapan masjid akan runtuh.

"Para musuh-musuh Islam , berusaha menghadang umat Islam di sana supaya tidak tidak bisa memasuki kawasan Masjidil Aqsha untuk beribadah di dalamnya." Lanjutnya.

Bahkan mereka selalu membuat penghalang di jalan umum agar umat Islam tidak bisa  memasuki Masjidil Aqsha. Sambil memutarkan video keberadaan Umat Islam yang dihalangi oleh tentara Israel.

Para Yahudi, dan Israil serinh mengadakan pertemuan dikawasan Masjidil aqsho yang mana tempat itu dulu digunakan oleh Muhammad saw mengikat buroq tapi  sekarang di jadikan basecam olehnya.

Tetapi walaupun demikian Alloh selalu memberi kekuatan kepada kaum muslimin, untuk mempertahankan Masjidil Aqsha.

Ada beberapa warga Palestina yang tetap tinggal di wilayah tersebut, dan berharap tempat tersebut tidak bisa di rebut oleh musuh Islam.

"Mereka yang punya keinginan yang mempertahankan selalu bergantian. Dan Alhamdulillah awal Ramadhan ini kaum muslimin bisa memasuki Masjidil aqsho dan menjalankan tarawih kurang lebih 250000 Jiwa." Ungkapnya.

Shaikh mengungkapkan bahwa di Gaza selalu mendapatkan perhatian  khusus dari Yahudi , hak ini karena di kota tersebut terdapat banyak anak-anak yang menghafalkan Alqur'an ,hal itu  dianggap membahayakan bagi Yahudi.

"20.000 anak anak di Gaza banyak yang bisa menghafal Al-Quran." Kata Shaikh Na'im.

Untuk tingkat kemiskinan , kata Shaikh Na'im di Palestina saat ini mencapai 40%. Tetapi masyarakat di sana selalu ingat pesan Nabi saw. "Sungguh akan ada umatku yang berpegang teguh pada tali Alloh sampai dengan hari kiamat."

Pada akhir acara Na'im mewakili warga Palestina mengucapkan banyak terimakasih kepada umat Islam di Indonesia yang telah peduli dengan Muslim di Palestina

"Mewakili warga Palestina saya mengucapkan terimakasih atas bantuannya dari warga Indonesia." Kata Na'im.

"Sekali lagi saya juga mengucapkan  kepada  Baitul Maal Hidayatullah, dan  pengurus masjid disini serta sahabat Al Aqsha." Pungkasnya.

Info Program-program BMH: 08510 4717 000
Rekening Program-program BMH:
Muamalat: 715 0000 964
BRI: 042 90 1000 444 301
BNI: 005 309 1247
BCA: 315 33 00000
BTN Syariah: 706 2066 918
A/n Baitul Maal Hidayatullah

Jalan Sehat Bersama Gus Ipul


Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Kabinet Indonesia Bersatu, Drs Saifullah Yusuf, memberangkatkan Ribuan peserta Jalan sehat dalam rangka menyambut Ramadhan 1438 H, di Jalan Raya Dadap Rejo kecamatan Junrejo Kota Batu, Minggu (21/5)

Acara yang di gelar oleh PP kanzun Najjah bersama BMH Malang serta Harian pagi Surya mendapat sambutan Masyarakat yang sangat Luar Biasa, hal ini karena panitia penyelenggara menyediakan ratusan hadiah menarik bagi para peserta Jalan sehat yang beruntung.

Dalam sambutannya Gus Ipul juga memberikan 10 (sepuluh) sepeda gunung kepada panitia untuk di bagikan kepada peserta Jalan sehat yang beruntung, berdasarkan nomor undian yang di dapat. "Siapa yang mau door prize dari saya." Tanya Gus Ipul, sebelum memberangkatkan peserta Jalan sehat. Mendapat pertanyaan dari orang nomor dua di Provinsi Jawa Timur tersebut, sontak semua peserta Jalan sehat menjawab dengan kompak "Mauuuuu....."

Selesai memberangkatkan peserta Jalan sehat, Gus Ipul turun dari Panggung, diantar Oleh BMH Malang meninjau kesigapan posko Layanan Kesehatan gratis Klinik Hidayatullah yang di pimpin oleh dokter Rastra di lingkungan Pondok Pesantren Khusus Mahasiswa, depan Gedung PP kanzun Najjah. "Ini Hidayatullah yang di Dau itu ya." Tanya Gus Ipul kepada BMH Malang.

Mendapat pertanyaan seperti itu, BMH Malang langsung mengiyakan, dan menyebutnya bahwa pondok yang pernah di kunjungi Gus Ipul beberapa bulan yang lalu adalah Ar Rohmah. "Saya pernah juga ke pondok Hidayatullah yang di Dau, Bagus ya sekarang sudah punya Klinik sosial" ungkap Gus Ipul.

Selesai meninjau posko Layanan kesehatan, Gus Ipul memasuki ruang pertemuan di sebelah posko Layanan kesehatan untuk makan pagi bersama para Muspika dan tokoh masyarakat setempat. Gus Ipul tidak punya banyak waktu di acara tersebut, sekitar 20 menit saja di acara jalan sehat di Dadap Rejo dan masih ada agenda di daerah lain yang menunggu kehadiran Ulama yang menjadi pejabat tersebut.

"Hari ini saya ada 22 agenda , setelah ini saya langsung ke Jombang." Kata Gus Ipul kepada BMH Malang di ruang makan. "Salah satu Lembaga sosial di kota Malang juga ada yang mengundang saya pagi ini, namun terpaksa saya batalkan, karena jam 14:00 harus sudah sampai di Surabaya untuk acara yang lain." Tambahnya.

Sementara itu, Walikota Batu Dra Dewanti Rumpoko yang hadir juga turut mengapresiasi keberadaan Posko Layanan kesehatan gratis yang di gelar oleh BMH Malang Bersama Klinik Hidayatullah Dau. Terimakasih ya, telah membantu masyarakat disini." Kata istri Edy Rumpoko tersebut.

Ditempat yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Kanzun Najjah, Gus Fatkul yasin mengharapkan kepada BMH Malang Untuk bisa terjalin kerjasama yang lebih erat lagi, karena kerjasama saat ini baru yang pertama kalinya. "Setelah acara ini usai, semoga terjalin kerjasama yang bisa berkesinambungan." Ungkap Ulama Muda tersebut.

Info Program-program BMH: 08510 4717 000
Rekening Program-program BMH:
Muamalat: 715 0000 964
BRI: 042 90 1000 444 301
BNI: 005 309 1247
BCA: 315 33 00000
BTN Syariah: 706 2066 918
A/n Baitul Maal Hidayatullah

Selasa, 11 Juli 2017

Bersama IDI dan Jawa Pos, Sambut Ramadhan Bahagiakan Sesama


Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Gerai Malang dan Radar Kanjuruhan Malang serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang menggelar pengobatan gratis dan pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Dusun Pepen, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (19/5).
Ratusan warga Desa Pepen Kecamatan Pakisaji memenuhi Gedung Jawa Pos Radar Kanjuruhan Malang. Kehadiran warga desa tersebut untuk mendapatkan Layanan Kesehatan Gratis serta untuk mendapatkan paket Sembako yang jumlahnya 150-an paket.
“Masing–masing paket sembako berisi beras 2 kg, minyak goreng 2 lt, sarden, Gula 1 kg, Mie Instan, Kecap, Teh dan Kopi yang di sediakan oleh Panitia,” ungkap Imron, amil BMH Malang.
Selain itu, Alfamart turut serta hadir memberikan suport pada helatan sosial yang berlangsung dengan tertib sesuai dengan nomor antrian yang telah di pegang masing-masing warga.
Manager Jawa Pos Kanjuruhan Happy Roykhan, menyampaikan bahwa kegiatan pembagian bingkisan untuk duafa dan pengobatan gratis ini merupakan bagian bentuk kepedulian Jawa Pos Radar Kanjuruhan  terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar gedung media massa terkemuka di Malang tersebut.
“Kita akan menyelenggarakan acara seperti ini setiap dua bulan sekali, acara ini sangat luar biasa karena bisa berbagi terhadap sesama,” kata Happy.
Warga Pepen yang datang berobat, Ngatminah 68 tahun mengaku senang dengan diadakannya kegiatan bakti sosial tersebut.
“Saya kesini mau berobat, Mas, kaki saya sering linu-linu, dan mudah capek,” kata nenek kepada petugas pendaftaran pasien.
“Alhamdulillah, juga mendapatkan sembako, jadi saya sangat senang sekali,” lanjut nenek yang memiliki 8 cucu tersebut.
Untuk tim medis di tangani dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang, dokter Uswatun Hasanah dan dokter Endang, selain dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Tim Medis juga di bantu bidan relawan dari puskesmas setempat, termasuk apoteker dari Klinik Hidayatullah Dau Malang.
Semua Karyawan Jawa Pos Radar Kanjuruhan turut serta bahu membahu demi sukses dan lancarnya acara berbagi dan pengobatan yang berakhir pada pukul 16:00 tersebut.
Sementara itu, Manager BMH Gerai Malang Indokhul Makmun berharap kegiatan sosial yang berupa Layanan Kesehatan Masyarakat serta pemberian ratusan paket sembako untuk lansia, dan duafa adalah wujud layanan untuk membahagiakan sesama, terkhusus di momentum menyambut Ramadhan.
“Sebentar lagi memasuki Ramadhan, kami berharap masyarakat menyambut bulan suci yang kurang beberapa hari ini dengan kondisi yang prima dan bahagia,” ucapnya.*

Kamis, 01 Juni 2017

Perjuangan Ifa Cinta Wulandari janda difabel untuk Keluarga

[ “Biarlah saya menderita dan hidup susah, namun jangan sampai anak saya, nasibnya seperti saya"]
Janda Difabel Ini Lebih Memilih Menjadi Loper Koran dari pada mengemis, karena ada kemulian pada setiap rupiah yang dihasilkan dari tetesan keringat , satu impianya agar anak tercintanya kelak bisa sekolah setinggi-tingginya dan sukses di masa depan.
#LikeNshared
Ini adalah kisah nyata yang keberadaanya ada di sekitar kita, merupakan pelajaran berharga, bagaimana kita bertahan hidup dengan bekerja keras tanpa pantang menyerah
Kepulan asap serta lalu lalangnya kendaraan bermotor tak menyurutkan semangat ifa, sapaan akrab Maifa Cinta Wulandari (30) dalam menjajakan dagangan koran yang ditaruh diatas kepalanya untuk mendapatkan rupiah demi menyambung hidupnya di Kota Malang.
Ifa Cinta Wulandari, seorang ibu yang bekerja dan berjuang di tengah kota Malang, Ia terlahir dengan kondisi fisik (maaf) tanpa dua kaki, serta tangan kirinya tanpa telapak, Ia tetap berjuang hidup dengan bekerja keras jualan koran saban harinya di pertigaan Jalan Letjend sutoyo depan Hotel Savana kota Malang. Dia tidak menyerah meskipun jualanya hanya dengan bantuan kedua tangannya.
Ketika lampu merah menyala, perempuan yang memiliki seorang anak yang sudah berusia 12 tahun tersebut, teriak-teriak menawarkan daganganya kepada setiap pengendara yang lewat. “Koraan,...Koran,...Koran,..” Teriaknya.
Ya, Ifa memang pernah menikah di usia 16 tahun, namun usia pernikahanya hanya berumur kurang dari 2 tahun, semenjak ia melahirkan secara Caesar dan usia anaknya baru berumur 7 bulan , suaminya tiba-tiba datang memberikan akta cerai kepadanya , praktis biduk rumah tangga yang di harapkan penuh kebahagiaan justru hancur karena di tinggal pergi suaminya.
Kondisi Ifa, yang hidup sendirian karena ditinggal suaminya harus menafkahi buah hatinya. Sampai dengan saat ini, anaknya sudah berusia 12 tahun dan sudah duduk di meja kelas 5 SD di Purwodadi Pasuruan.
Perempuan kelahiran Purwodadi Pasuruan tersebut, di Malang sejak 2006 saat ini kos di alan Kemirahan , Blimbing Kota Malang, berangkat kerja pada pukul 04:30 dengan naik becak langgananya, menuju agen koran di jalan Ciliwung untuk kulakan koran sebanyak 30 sampai dengan 40 eksemplar , selanjutnya di jual di depan Hotel Savana dan baru pulang pada pukul 09:00 atau setelah dagangannya habis.
Berbeda dengan teman-teman se-usianya, Ifa menuturkan kepada Relawan BMH Malang, bahwa dirinya tidak pernah mengenyam bangku sekolah (Pendidikan), hal ini karena memang kedua orang tua Ifa tidak mampu menyekolahkan Ifa. Namun sekarang Ifa bangga, dengan kemampuannya yang terbatas, mampu menyekolahkan anak semata wayangnya yang Ia cintai.
“Alhamdulillah, anak saya sekarang sudah kelas lima sekolah dasar” Tutur wanita berjilbab tersebut
“Anak saya ikut nenek di Purwodadi, dan setiap bulan saya selalu kirimi uang 500ribu terkadang juga 400ribu” Lanjutnya.
Satu-satunya impian Ifa, hanya ingin melihat anaknya mendapat pendidikan yang layak serta bisa hidup sukses. Masalah Cita-cita anaknya , Ia pasrahkan kepada Alloh SWT yang mengaturnya.
#Sedekahkilat adalah program BMH Malang dan #kitabisa.com berupa bantuan langsung untuk sesama saudara disekitar kita yang kurang beruntung karena musibah.
CARA BERDONASI:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG” di link https://ktbs.in/muc6y
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit)
Atau Langsung Kerekening Kami melalui :
Bank Muamalat : 715.0000.964
BCA : 315.33.00000
BNI : 0053.09.1247
BRI : 0429.01.000. 447.30.9
an Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
Trimakasih
BMH Malang
Alamat ; Jalan Sidomakmur 15 Sengkaling Malang
SMS/WA/Telegram : 0851.0471.7000
Telpon : 0341-462738

Sabtu, 06 Mei 2017

Sehat Sambut Ramadhan Gratis di Kasembon

Sabtu (06/05) Giliran warga Kasembon merasakan layanan kesehatan masyarakat gratis dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang bertempat di masjid Darussalam Kasembon Kabupaten Malang.


Acara yang rutin Layanan Kesehatan Masyarakat Gratis kali ini diselenggarakan kerjasama Pengurus Aisiyah Muhammadiyah di Kasembon bersama team Baitul Maal Hidayatullah Gerai Batu dan Gerai Malang berlangsung sejak pukul 08.00 WWIB hingga usai pukul 13.00

Sehat Sambut Ramadhan BMH di Kasembon
Sebanyak 80 orang pasiean terlayani berobat gratis pada event Sehat Sambut Ramadhan Baitul Maal Hidayatullah di Kasembon pada hari ini mulai dari anak anak PAUD hingga lansia.  "Semoga kegiatan ini rutin berlanjut di kasembon dan sekitarnya", demikian harapan Ninuk salah seorang pasien yang memanfaatkan Layanan Sosial kemanusiaan BMH kali ini.


Tanto salah seorang takmir Masjid Darussalam Kasembon juga mengapresiasi positif acara yang rutin digelar BMH di daerahnya, "Trimakasih atas kegiatan ini, kami di daerah sudah perhatikan oleh  BMH terkait layanan kesehatan masyarakat yang begitu mermanfaay dirsakan warga".

Kegiatan Layanan kesehata Gratis dari BMH adalah program rutin setiap akhir pekan berkeliling memberikan layanan periksa dan berobat medis gratis untuk warga di Malang Raya.

Hadir pada kesempatan aksi sosial di Kasembon sebagai dokternya adalah ibu Dokter Mauri dan dua orang perawat dari Pujon.

Layanan sehat Sambut Ramadhan

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Kontak Kami

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah BMH tetap berkhidmat bersama Ummat - WA 0851.0471.7000

Alamat:

Jalan Sidomakmur 15 Sengkaling Dau Malang

Jam Kerja:

Senin sampai Jumat pUkul 08.00 hingga 16.30

Phone:

0851.0471.7000

Recent Comments

Recent Posts