Searching...

Popular Posts

Rabu, 12 Juli 2017

BMH Malang safari Ramadhan bersama Shaikh Na'im dari Palestina

01.52


Masjid Zam zam Cakalang Blimbing mendapatkan kunjungan Istimewa Safari dakwah Ramadhan  Shaikh Na'im Abdulloh  dari Palestina, Minggu (4/6)

Kerjasama antara LAZ BMH Gerai Malang dengan yayasan Al Aqhso menghadirkan Shaikh Na'im Abdulloh Sulaiman dari Palestina untuk safari Ramadhan di beberapa masjid di Malang Raya.

Seperti yang nampak di Masjid Zam zam , Shaikh yang genap berusia  45 tahun itu, mengisi kajian menjelang Maghrib dengan menyampaikan kondisi terkini di Masjid Aqsho , selain itu Shaikh juga mengungkapkan keistimewaan bulan suci Ramadhan.

 Menurut Shaikh Na'im bahwa setiap malam di bulan suci Ramadhan Alloh membebaskan hambaNya dari siksa api neraka. Selain itu pada  Ramadhan ada satu malam yang sangat mulia , Lailatul Qadar.

"Pada setiap Ramadhan ada satu malam yang sangat mulia, yaitu malam Lailatul Qadar." Kata Shaikh Na'im Abdulloh Sulaiman abu shindi melalui penerjemahnya Abdul Halim.

"Dan pada akhir Ramadhan Alloh mengampuni orang yang berpuasa, selain itu  Ramadhan memiliki manfaat besar yaitu bisa memperbaiki ketakwaan Kita kepada Alloh SWT." Lanjutnya.

"Ramadhan bulan untuk pendidikan keimanan seseorang, ketika bulan puasa maka ketakwaan itu bisa meningkat. Dari segi akhlak seorang yang berpuasa hendaknya jangan mengucapkan kalimat yang keji dan kotor." Kata Shaikh yang memiliki 6 putra tersebut.

Banyak sekali nasehat yang di sampaikan kepada ratusan jamaah yang hadir. Diantaranya tentang bersama dan bersatunya umat Islam yang nampak.

"Bersatunya umat Islam pada Ramadhan sangat jelas, khususnya  ketika menjelang berbuka puasa maupun mendengar kan suara imsak di pagi hari. Ini adalah fenomena bersatunya umat Islam yang sesungguhnya" Katanya.

"Bahkan Fenomena saling Tolong menolong sesama kaum muslimin juga nampak dimana yang kelebihan harta sebagian di berikan kepada yang miskin atau yang membutuhkan." Kata Shaikh yang masuk ke Indonesia sebelum Ramadhan tersebut.

"Kita berada hidup di dalam keberkahan Ramadhan." Lanjutnya.

Sementara itu, terkait kondisi terkini di Palestina juga di singgung, bahkan di Irak , Gaza  yang masih kondisi perang juga di sampaikan.

"Kita bisa saksikan yang terjadi di Palestina, Gaza, Irak dan beberapa tempat mereka menghancurkan Rumah bahka Masjidpun juga di hancurkan." Kata Abdul Halim menerjemahkan Shaik Na'im.

Masjid yang kini dihancurkan, sebenarnya banyak melahirkan Ulama dan orang alim. Tapi saat ini di hancurkan oleh Israel dan belum bisa membangun kembali.

"Saat ini Masjid dan Rumah yang dihancurkan kami belum bisa membangun kembali Karena perang masih berlanjut." Kata Shaikh.

Bahkan masih menurut Shaikh, sekarang Masjidil Aqsha mendapatkan serangan yang bertubi-tubi. Saat ini tepat di bawah pondasi Masjidil Aqsho, di bangun terowongan dengan harapan masjid akan runtuh.

"Para musuh-musuh Islam , berusaha menghadang umat Islam di sana supaya tidak tidak bisa memasuki kawasan Masjidil Aqsha untuk beribadah di dalamnya." Lanjutnya.

Bahkan mereka selalu membuat penghalang di jalan umum agar umat Islam tidak bisa  memasuki Masjidil Aqsha. Sambil memutarkan video keberadaan Umat Islam yang dihalangi oleh tentara Israel.

Para Yahudi, dan Israil serinh mengadakan pertemuan dikawasan Masjidil aqsho yang mana tempat itu dulu digunakan oleh Muhammad saw mengikat buroq tapi  sekarang di jadikan basecam olehnya.

Tetapi walaupun demikian Alloh selalu memberi kekuatan kepada kaum muslimin, untuk mempertahankan Masjidil Aqsha.

Ada beberapa warga Palestina yang tetap tinggal di wilayah tersebut, dan berharap tempat tersebut tidak bisa di rebut oleh musuh Islam.

"Mereka yang punya keinginan yang mempertahankan selalu bergantian. Dan Alhamdulillah awal Ramadhan ini kaum muslimin bisa memasuki Masjidil aqsho dan menjalankan tarawih kurang lebih 250000 Jiwa." Ungkapnya.

Shaikh mengungkapkan bahwa di Gaza selalu mendapatkan perhatian  khusus dari Yahudi , hak ini karena di kota tersebut terdapat banyak anak-anak yang menghafalkan Alqur'an ,hal itu  dianggap membahayakan bagi Yahudi.

"20.000 anak anak di Gaza banyak yang bisa menghafal Al-Quran." Kata Shaikh Na'im.

Untuk tingkat kemiskinan , kata Shaikh Na'im di Palestina saat ini mencapai 40%. Tetapi masyarakat di sana selalu ingat pesan Nabi saw. "Sungguh akan ada umatku yang berpegang teguh pada tali Alloh sampai dengan hari kiamat."

Pada akhir acara Na'im mewakili warga Palestina mengucapkan banyak terimakasih kepada umat Islam di Indonesia yang telah peduli dengan Muslim di Palestina

"Mewakili warga Palestina saya mengucapkan terimakasih atas bantuannya dari warga Indonesia." Kata Na'im.

"Sekali lagi saya juga mengucapkan  kepada  Baitul Maal Hidayatullah, dan  pengurus masjid disini serta sahabat Al Aqsha." Pungkasnya.

Info Program-program BMH: 08510 4717 000
Rekening Program-program BMH:
Muamalat: 715 0000 964
BRI: 042 90 1000 444 301
BNI: 005 309 1247
BCA: 315 33 00000
BTN Syariah: 706 2066 918
A/n Baitul Maal Hidayatullah

0 komentar: